oleh

Kaji Izin Truk Bermuatan Lebih

KOTA – Amblasnya jalan nasional di di jalur Sumedang-Cirebon, menjadi perhatian serius Pemkab Sumedang. Pasalnya, jalan yang menghubungkan Cirebon-Sumedang dan daerah lain di Jawa Barat bagian tengah itu sempat mengganggu arus lalulintas.

Namun demikian, kondisi tersebut kini sudah mulai teratasi dengan dilakukannya pemadatan jalan oleh pihak PU. Oleh karena itu, arus lalu lintas pun kini sudah mulai lancar.

“Sudah dilakukan perbaikan jalan dengan pemadatan oleh dinas PU, dan untuk arus lalulintas kini sudah bisa dilalui dua arah,” kata Kapolres Sumedang AKBP Agus Iman Rifai, melalui Ka Sub Bag Humas, AKP Dadang Rostia, ketika dikonfirmasi Sumeks, Kamis (6/10).

Sementara itu, DPRD Kabupaten Sumedang belum bisa melakukan banyak hal. Sebab, jalan nasional ditariknya menjadi kewenangan pusat. “Itu sebenarnya kewenangan pusat, tapi itu juga memang mengganggu arus lalu lintas. Tapi syukurlah, sekarang sedang dilakukan pengurugan, agar bisa kembali dilalui,” ujar ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sumedang, Dadang Romansah, ketika dihubungu Sumeks, Kamis (6/10).

Melihat kondisi seperti itu, Dadang berharap pemerintah pusat bisa memperhatikan secara teknis di sepanjang jalur Tomo-Nyalindung. Karena daerah tersebut merupakan daerah rawan amblas. “Ini kejadian bukan hanya sekali, menurut saya bagusnya dengan kondisi tersebut harus dilakukan pembetonan,” sebutnya.

Terkait kejadian tersebut dikatakan berbagai pihak, jika salah satunya akibat sering dilalui truk muatan besar, Dadang menyarankan agar dilakukan pengkajian terlebih dahulu. “Masalah kendaraan tonase tinggi, ya itu harus dikaji lagi. Karena memang kondisi tanah disana yang labil. Ditambah saat ini curah hujan juga sedang tinggi,” tuturnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed