oleh

Dedi: PBS Itu Peradaban Alam Semesta

KOTA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berpendapat bahwa Puseur Budaya Sunda (PBS), bukan berarti sebatas melestarikan kesenian tradisional seperti Calung. Namun menurutnya, PBS merupakan peradaban yang bersumber dari alam semesta.

Selain itu kata Dedi, tidak akan lahir kebudayaan kalau tidak ada perawatan terhadap alam.

Karena munculnya kebudayaan itu sendiri bersumber dari alam yang dirawat dengan baik.

“Bohong, orang bilang puseur budaya sunda tapi alamnya rusak. Itu bohong,” tegas Dedi, selepas acara Gelar Budaya di Lapang Sepakbola Setia Kawan, Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, Selasa (11/10) malam.

Puseur budaya itu, lanjut Dedi, harus diawali dari alam yang tertata dengan baik. Maka dari suasana alam yang tenang dan asri, akan muncul ide-ide kreatif yang menghasilkan peradaban bernilai budaya.

“Kalau di kita, puseur budaya sunda itu langsung mukul goong,” katanya.
Padahal menurut Bupati Purwakarta ini, inti dari budaya sunda itu,
bagaimana tata cara pengelolaan hutan, sumber daya alam, tata air, pengelolaan pesawahan, tata pengelolaan industri kreatif, tata arsitektur, dan tata kelola pemerintahan yang berbuah kesejahteraan.

“Puseur itu peradaban, jadi bagaimana rumah sunda itu? Tugas pemerintah harus memberi contoh, seperti gedung kantornya harus jadi rumah sunda, sekolahnya harus jadi rumah sunda, secara otomatis nanti semuanya akan mengikuti,” terangnya.

Contoh lain, sejumlah negara maju seperti Amerika dan Australia yang memiliki tata kelola lingkungan sangat baik. “Rumah-rumahnya tertata rapih, bahkan diatur sampai ke dapur. Jika tidak ditata dengan baik, lanjut dia, maka akan diselimuti atmosfir energi negatif,” tutupnya. (mg1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed