oleh

Kondisi Devina Devani Sedang Demam, Kapolres Sumedang Kawal Saat Pemeriksaan

Kondisi Devina Devani, bayi kembar siam asal Dusun Panyirapan, RT 02 RW 06, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, saat ini terus mendapatkan perawatan intensif RSUD Sumedang. Bayi bernama lengkap Devina Aulia Nurhasani dan Devani Aulia Nursadikin, itu sekarang tengah demam. Berikut liputannya.

SOBAR BAHTIAR, Kota

Kondisi bayi kembar siam yang memprihatinkan, membuat rombongan Polres Sumedang yang dipimpin Kapolres Sumedang AKBP Agus Iman Rifai, teranjak untuk menjenguk Devina Devani di RSUD.

Kapolres melakukan aksi sosial terhadap anak kembar siam Devina dan Devani. Anak kembar siam yang merupakan warga Dusun Panyirapan, RT 02 RW 06, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang utara.

Keberangkatan Devina dan Devani tersebut, diantar langsung oleh Kapolres Sumedang, AKBP Agus Iman Rifai. “Iya, kami mengantarkan anak kembar siam tersebut ke RSUD Sumedang. Itu dalam rangka melakukan cek kesehatan dan peningkatan berat badan,” kata AKBP Agus kepada Sumeks, Kamis (13/10).

AKBP Agus juga berharap agar, kedua anak kembar siam tersebut bisa mendapatkan penanganan terbaik dari pihak RSUD. “Ya mudah-mudahan anak tersebut bisa mendapatkan penanganan terbaik dari pihak RSUD,” ujarnya.

Sementara itu, pihak rumah sakit saat ini hanya melakukan penanganan kondisi kesehatan Devina dan Devani. “Tadi kondisi kedua anak tersebut sedang demam. Jadi ditangani dulu oleh rumah sakit sampai kondisinya stabil,” sebut kabag Humas RSUD Sumedang, Iman Budiman.

Bayi kembar siam Devina dan Devani rencananya akan dirujuk ke Rumah Saki Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan operasi pemisahan. Bayi yang lahir dua tahun yang lalu tepatnya 25 Agustus 2014 itu kini membutuhkan uluran tangan dan bantuan untuk biaya operasi.

Camat Sumedang Utara, Dikdik Syeh Rizky mengatakan, saat ini pihaknya sudah mendaftarkan bayi tersebut sebagai anggota BPJS karena sebelumnya belum di daftarkan oleh pihak keluarga.

“Langkah awal kami daftarkan dulu BPJS, dan kemudian berkoordinasi dengan Dinas terkait. Balita ini sudah lahir dua tahun yang lalu, “ terang Dikdik saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Untuk Itu menghimbau masyarakat Sumedang Khususnya, umumnya bagi masyarakat Indonesia yg akan peduli membantu meringankan biaya untuk keluarganya sangat ditunggu dan diharapkan.

“Mohon bantuanya kepada saudara kita di Sumedang khususnya untuk membantu keluarga orangtua balita ini, untuk meringankan bebannya,” harap dikdik.

Pihak RSUD Sumedang tempat dimana dulu balita ini dilahirkan, membenarkan balita kembar siamlahir secara normal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Senin (25/8/2014) pukul 09.00.

“Kondisi bayi menempel pada bagian perut,” kata Humas RSUD, Iman Budiman.

Menurutnya, kondisi kesehatan bayi yang ibunya asal Panyirapan, Desa Mekarjaya, Kecamatan sumedang Utara dalam keadaan sehat.

“Hasil pemeriksaan sebelumnya kondisi bayi dalam keadaan sehat terlihat dari detak jantung, tekanan darah, dan detak nadi,” katanya.

Disebutkan, secara kasat mata, bayi dengan berat 5,2 kg dan panjang 148 cm dan 146 cm ini mempunyai satu lubang kemaluan dan satu tali pusar.

Ia menjelaskan saat proses kelahiran itu, tim medis RSUD tidak mengalami kesulitan saat menangani proses kelahiran bayi kembar ini. “Proses kelahiran sempurna dan diperkirakan bayinya kembar namun ternyata saat bayi kembar siam, “katanya lagi. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed