oleh

Paramount Karaoke Masih Buka

CIMANGGUNG – Sejumlah warga Parakanmuncang Desa Sindangpakuon, terus mempertanyakan terkait izin tempat hiburan karaoke yang ada di Komplek Duta Family Residence.

Pasalnya, hingga kini, karaoke yang dinilai warga menjadi biang keributan dan peredaran Miras tersebut masih buka.

Salah seorang warga, Deni Hadian mengaku masih sering melihat aktivitas pemandu lagu (PL) yang mangkal di pinggir jalan. Bahkan, katanya, tak sedikit lelaki dengan bau mulut sehabis minum-minuman keras.

“Ia, belum ada tindakan dari pemerintah. Rupanya itu yang membuat betah para hidung belang dan cewek-cewek nakal,” katanya kepada Jateks, kemarin.

Deni mengaku risih melihat aktivitas PL dan lelaki yang diduga sudah dalam keadaan mabuk tersebut. Sebab, sering meresahkan warga dan pengguna jalan di sana.

“Ya, harusnya ditertibkan lah. Jangan kayak kucing-kucingan, kalau ada petugas baru seperti karaoke syariah. Kalau tidak ada kayak karaoke diskotik,” katanya.

Sebelumnya, Ketua RW 04, Desa Sindangpakuon, Suparli mengaku belum ada kejelasan soal izin berdiri karaoke tersebut. Sebab setahu dirinya tidak ada tempat karaoke di sekitar wilayahnya. “Setahu saya hanya ada cape keluarga, tidak ada yang namanya karaoke,” jelas Suparli.

Untuk lebih jelas sebaiknya ada pengecekan secara langsung oleh aparat yang berwenang. “Tahu-tahu ada karaoke saja. Sedangan saya selaku ketua RW dari pihak cape tidak ada komunikasi termasuk dengan warga sekitar,” ucapnya.

Kepala Desa Sindangpakuon, Moch Yusuf mengaku dengan adanya tempat hiburan karaoke itu, banyak warga yang protes kepihak desa. Karena disangkanya pihak desa yang bertanggungjawab soal karaoke tersebut.

“Pihak desa hanya rekomendasi saja bukan yang mengijinkan. Jadi kalau ada persoalan dengan karoke sebaiknya pihak manajemen yang ditanyakan,” kata Yusuf. (imn/kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed