oleh

Semiliar Salawat di Hari Santri

KOTA – Sebanyak sepuluh ribu santri se Kabupaten Sumedang akan merayakan Hari Santri Nasional (HSN) yang akan digelar pada 22 Oktober 2016 mendatang dengan berbagai macam kegiatan.

Seperti dikatakan Ketua PCNU Kabupaten Sumedang,  KH Sa ‘dulloh, SQ MM.Pd , tahun ini untuk yang kedua kalinya Hari Santri Nasional dirayakan,  pasca ditetapkan Presiden Joko Widodo pada tahun 2014 lalu.

“Tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai hari santri nasional, mengacu kepada sejarah perjuangan bangsa. Saat itu dicetuskannya resolusi jihad oleh pendiri Nahdatul Ulama, KH Hasyim Asyari di Surabaya,” katanya, Selasa (18/10).

Ia menyebutkan, rangkaian acara Hari Santri Nasional akan dimulai pada hari Jum at tanggal 21 Oktober dengan pembacaan salawat sebanyak 1 milyar kali yang dikumandangkan secara serentak di seluruh Indonesia pada jam 19.30 waktu setempat.   

Satu milyar kali, akan dibagi masing-masing kabupaten dengan jumlah tertentu.

“Alhamdulillah, untuk Kabupaten Sumedang mendapat tugas untuk mengumandangkan Salawat Nahriyah sebanyak 448 paket yang dibagi kepada seluruh pesantren, madrasah, masjid dan mushola se Kabupaten Sumedang. Dimana satu paketnya terdiri dari 4448 kali,” ujar KH Sa’dulloh.

Dikatakannya, tujuan dari pembacaan Salawat Nahriyah, untuk mendoakan bangsa dan negara. Mudah-mudahan ada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari ketidak harmonisan, dijauhkan dari disintegrasi bangsa, dijauhkan dari orang-orang yang berniat merusak tatanan bangsa dan Negara Indonesia.

“Hari Sabtu pagi, seluruh santri se Indonesia, akan melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih di tiap pondok pesantren masing-masing dengan mengenakan kain sarung dan peci,” imbuhnya.

Dikatakannya, menghormati bendera tidak termasuk kepada perbuatan syirik, karena bendera merupakan lambang kenegaraan yang sifatnya keduniawian.

“Selanjutnya seluruh santri akan melaksanakan ziarah kubur, rencananya akan mendatangi makam Mama Satibi di Pemakaman Tadjimalela, Makam Mama Falah di Pemakaman Cikoneng dan Makam Pangeran Santri,” katanya.

Untuk selanjutnya, lanjut KH Sa’dulloh akan dilaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah yang diteruskan dengan Kirab Santri.

“Kita awali dari Alun-alun Sumedang menyusuri jalan raya sepanjang kurang lebih 2 KM dan berakhir di Islamic Centre, Jalan Kutamaya Nomer 25 Sumedang,” katanya.

Rencananya, kata KH Sa’dulloh, acara ini akan dihadiri Bupati  H. Eka Setiawan, Sekda, H Zaenal Alimin termasuk para SKPD dan Muspida Kabupaten Sumedang. (mg1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed