oleh

Jadi Sasaran Pungli, Dishubkominfo Lakukan Pengecekan, Tepis Tudingan

KOTA – Kerap disoroti menjadi salah satu titik rawan pungutan liar (pungli), UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Sumedang rutin melakukan pembenahan internal.
  
Melalui Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor, Risyana menyebutkan, upaya meminimalisir pungli memang harus dari internal. Pengawasan yang ketat dan penguatan terhadap pelaksanaan standar operating prosedur (SOP) menjadi titik penekanan. 

“Ada semacam kultur yang berat untuk dirubah dan sulit dihindari pada individu. Tapi dengan menekankan pada pelakasanaan SOP pungli akan terhindar,” ujar Risyana, kepada Sumeks, Rabu (19/10).

Ia mengakui potensi pungli di ruang lingkup kerjanya begitu terbuka. Sejumlah titik memungkinkan terjadi praktek pungli. Oleh karenanya, pengawasan memang harus ekstra ketat di setiap titik.

Sejumlah titik, kata dia, bisa diidentifikasi berpotensi pungli seperti faktor cepat lambatnya pelayanan. “Kerawanan ada di tempat parkir tempat dimana kemungkinan calo berada,” imbuhnya.

Upaya penguatan pengawasan, tambah dia, pihaknya akan memasang CCTV di setiap titik rawan pungli, kemudian membuat skema yang memudahkan pengerjaan dan pengawasan.

“Kita memang tidak memiliki CCTV, kalau tidak ada anggaran nanti kita upayakan nganjuk dulu lah,” kata Risyana yang baru 3 bulan menjabat di tempat itu.

Namun demikian, upaya membersihkan pungli memang harus didukung penuh oleh berbagai faktor. Di pos uji kendaraan, kata dia belum dilengkapi dengan sistem online. Selain itu, pelayanan juga harus didukung dengan SDM handal.

“Tentunya adanya peningkatan operasional. Itu yang harus diperbaiki secara maksimal terdahulu,” ucapnya.  

Diharapkan masyarakat juga tahu alur atau skema yang harus dilalui saat pengujian kendaraan. Sehingga terhindar dari oknum calo yang memanfaatkan ketidaktahuan tersebut. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed