oleh

Tebing SMANJA Rawan Longsor

JATINANGOR – Tebing setinggi 7 meter dengan lebar 42 meter dilahan bangunan SMAN Jatinangor (SMANJA) longsor, belum lama ini. Kejadian longsor yang sudah terjadi dua kali tersebut dihawatirkan kembali terjadi jika pihak sekolah atau pemerintah tidak segera mengambil langkah.

Kejadian longsor yang terjadi beberapa waktu lalu itu berakibat tertutupnya jalan umum yang biasa dilintasi warga sekitar sekolah. Bahkan ada sebagian warga yang justru protes kepada pihak sekolah dan menuntut ganti rugi karena sebagian rumah warga terkena longsoran tanah.

Menanggapi persoalan itu, Kepala SMAN Jatinangor, Drs Ade Rohaendi, M.Si melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Maman mengatakan terkait adanya longsor pihak sekolah sudah menyampaikan persoalan tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumedang dan Propinsi Jawa Barat.

Pada intinya, kata Maman persoalan bencana longsor itu sudah diketahui pihak pemerintah, bahkan dalam waktu dekat ini pihak propinsi segera menurunkan bantuan anggaran.

Tentunya, dengan adanya bantuan tersebut pihaknya banyak mengucapkan terimakasih karena selama ini kondisi sekolah dibagian belakang rawan bencana longsor dan berdampak juga terhadap lingkungan warga sekitar sekolah.

“Mudah-mudahan segera terlealisasikan dengan baik bantuan tersebut karena pihak sekolah hawatir terjadi lagi longsor susulan,” tuturnya. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed