oleh

Blanko e-KTP Habis, Dispendukcapil Keluarkan Suket

KOTA – Masyarakat yang hendak mengurus kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), harus bersabar. Sebab, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumednag, tengah kehabisan blanko sehingga masyarakat yang belum mencetak terpaksa menggunakan surat keterangan (suket) sementara waktu.

Kepala Dispendukcapil, Agus Seksarsyah Rasjidi melalui Kepala Bidang Info Kependudukan, Agus Beni, menyebutkan blanko habis sejak awal Oktober. Pihaknya mengeluarkan Suket untuk pegangan sementara waktu bagi warga yang tertunda e-KTP-nya.

“Blanko habis juga dipengaruhi tingginya pemohon KTP elektronik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (20/10).

Petugas Dispendukcapil, sudah mengusahakan permohonan blanko ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun stok blanko di pusat juga habis. Dengan demikian, petugas sudah menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat melalui surat edaran dan media masa.

“Petugas dari Dispendukcapil juga sudah memberitahukan hal ini langsung pada pemohon,” ujar Agus.

Kekosongan blanko sendiri, katanya, tidak hanya terjadi di Sumedang. Hampir semua daerah di seluruh Indonesia, mengalami hal yang sama. Seperti dijelaskan, dalam surat resmi Dirjen Kemendagri yang diedarkan ke daerah-daerah.

“Pihak Kemendagri menyatakan untuk saat ini stok blanko pencetakan KTP elektronik habis,” katanya.

Sementara itu, waktu tunggu pengadaan blanko baru ini sekitar sebulan. Solusi masyarakat yang belum mendapatkan e-KTP, akan dibekali Suket yang berlaku selama enam bulan. Setelah habis, maka bisa diperpanjang lagi dengan pengajuan baru ke Dispendukcapil.

“Pemegang Suket mendapat jaminan bisa mengakses sesuai kebutuhan e-KTP. Seperti dalam pembuatan BPJS, Paspor, SIM, urusan perbankan, dan lainnya. Jaminan diberikan setelah ada instruksi langsung dari pemerintah pusat kepada semua instansi,” terangnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed