oleh

Malaka Gelar Puncak Milangkala ke-38

PUNCAK peringatan Milangkala (Hari Ulang Tahun) ke-38 Desa Malaka, Kecamatan Situraja, yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Malaka, Selasa (25/6), dihadiri Bupati H Eka Setiawan yang sebelumnya di hari yang sama menghadiri Hajat Lembur Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu.

Rombongan Bupati yang beranggotakan Kabid Pemerintahan Desa pada BPMPDKBPP, Herry Harjadinata, Kabag Tata Pemerintahan, H. Tono Martono, dan Kabag Pengelolaan Barang Daerah, Engkos Kosmala disambut kesenian khas setempat yakni Tari Umbul yang tercatat dalam Rekor Muri dan Rekor ORI beberapa waktu lalu.

Tampak hadir Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Situraja, Kepala Desa Malaka berikut jajarannya, Ketua dan anggota BPD serta LPMD, unsur TP PKK Kecamatan dan Desa, Karang Taruna dan warga setempat. Mereka sudah menanti kehadiran bupati untuk bersilaturahmi bersama dalam kegiatan tahunan tersebut.

Kades Malaka Wahyat selaku Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan bahwa acara Milangkala digelar sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai keberhasilan dan kemajuan desanya.

“Desa kami yang sekarang penduduknya mencapai 4.700-an jiwa selalu menggelar acara Milangkala untuk mensyukuri apa yang telah kami dapatkan selama ini,” ujarnya.
Biasanya, Milangkala diperingati dengan acara ‘marak lauk’ (menangkap ikan beramai-ramai) di Leuwi Caringin, Sungai Cipeles. “Berhubung cuaca tidak memungkinkan, kebiasaan Marak Lauk untuk sekarang belum bisa diadakan. Mudah-mudahan ke depannya bisa bersama Bupati kembali, kita terjun ke sungai,” ucapnya.

Wahyat juga meminta agar Pemkab Sumedang mendorong segera direalisasikannya proyek Bendung Rengrang yang menurutnya masih menggantung. “Ada warga yang sudah mulai menuding macam-macam kepada aparat desa. Disangkanya kami mendapatkan sesuatu dari proyek tersebut. Oleh karena itu, saya mohon agar proyek ini segera direalisasikan,” katanya.

Rangkaian acara peringatan Milangkala Desa dimulai sejak Senin (17/10) lalu dengan berbagai perlombaan keagamaan, olah raga, dan kesenian. “Selama seminggu kami menyelenggarakan lomba-lomba yang diikuti oleh warga diantaranya MTQ, Lomba Azan, Qosidah, Lomba Pidato, Tenis Meja, Bola Voli, Pop Sunda, Lomba Beluk, Posyandu, Lomba Nasi Tumpeng antar RT, serta Lomba Tari Umbul untuk anak-anak, remaja, dan dewasa.

Rangkaian ditutup dengan tabligh akbar pada Senin malam (24/10) dengan penceramah Ustadz Ade Aam dari Ponpes Zumrotul Muttaqin Situraja Utara,” imbuhnya.

Dalam puncak acara Milangkala turut ditampilkan berbagai hasil pertanian warga yang tergantung di depan Kantor Desa untuk dibagikan. “Hampir 90 % penduduk kami bermatapencaharian petani. Hasil dari bertani dan berkebun tersebut sebagian kami perlihatkan sekarang dan dibagikan dengan cara diundi agar tertib,” ucapnya.

Bupati H. Eka Setiawan menyampaikan terima kasih kepada warga dan unsur pemerintah Desa Malaka yang tetap memegang teguh tradisi serta budaya warisan leluhur dengan digelarnya Milangkala Desa. “Milangkala Desa adalah tradisi masyarakat Sumedang yang harus terus dijaga dan jangan sampai padam. Tahun-tahun selanjutnya juga harus terus dilaksanakan,” tuturnya.

Tak lupa Bupati juga menyampaikan ucapan selamat Milangkala dan berharap agar Desa Malaka selalu berada dalam kemajuan. “Di bawah pimpinan Pak Camat serta Pak Kades, mudah-mudahan kehidupan masyarakat Malaka semakin maju dan sejahtera,” kata Bupati.
Apresiasi disampaikan pula oleh Bupati atas sambutan warga yang begitu meriah melalui berbagai kesenian yang ditampilkan khususnya Tari Umbul. “Seni Umbul adalah kesenian asli Sumedang. Melihat dari masih banyaknya generasi muda yang mau menekuni kesenian ini, kita optimistis bahwa seni tradisi ini akan tetap lestari,” ujarnya.

Bupati akan mengusahakan agar proyek Bendung Rengrang dapat didorong pelaksanaannya.

“Kami akan minta pihak-pihak terkait untuk merealisasikan proyek yang sudah lama direncanakan ini. Kasihan sama Kades yang terus-terusan menjadi pembicaraan warganya mengenai proyek ini,” ungkapnya. (rls/hms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed