oleh

Setiap Hujan, Wilayah Cimanggung jadi Langganan Banjir, Drainase Buruk

CIMANGGUNG – Setiap hujan tiba, beberapa daerah di Kecamatan Cimanggung menjadi langganan banjir. Tak hanya pemukiman, jalan nasional, bangunan sekolah, dan fasilitas umum tak luput dari genangan air.

Seperti yang terjadi di Jalan Raya Parakanmuncang-Cicalengka, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung , air yang selalu menggenangi daerah tersebut diduga disebabkan buruknya sistem drainase. Sebab, genangan air di jalan tersebut sepanjang 50 meter, debit air yang banyak tidak mampu ditampung drainase sehingga meluap ke jalan.

“Sistem drainase yang tidak berjalan dengan baik menyebabkan air menggenangi jalan setiap hujan deras melanda, bahkan saat tidak ada hujan air dari drainase selalu mengalir ke tengah jalan akibatnya kendaraan yang melintas dan aktivitas warga menjadi tersendat,” kata Andi warga Cimanggung, kepada Sumeks, kemarin.

Menurut Andi, jika melintas di kawasan yang tergenang itu, maka kendaraan mobil maupun sepeda motor harus berhati-hati. Agar air tidak membasahi pengendara lain yang sedang melintas.

Selain itu, jika waktu hujan deras, maka air di kawasan itu cukup tinggi, sehingga membahayakan pengguna jalan. Kondisi itu, lanjut dia, dapat mencelakakan para pengguna jalan yang menggunakan sepeda motor.

“Kondisi itu terjadi karena saat pembangunan akses jalan menuju Jembatan Sungai Citarik itu, tidak mengutamakan pembangunan drainase yang layak. Padahal pembuatan drainase sangat penting agar tidak menggenangi jalan,” paparnya.

Warga berharap, adanya perhatian dari pemerintah agar tidak terjadi banjir musiman. Solusi lain yang dirasa bisa mengatasi masalah genangi air itu, dengan membersihkan gorong-gorong karena saat ini gorong-gorong itu dipenuhi lumpur akibat banjir beberapawaktu lalu.

“Sebaiknya ada perbaikan drainase karena selama ini drainase itu sudah dangkal akibat banjir beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Kepala Desa Sindangpakuon, Moch Yusuf saat dikonfirmasi mengatakan dalam waktu dekat ini warga bersama pemerintahan desa maupun kecamatan akan bergotong royong membersihkan saluran draine.

“Kami segera perbaiki drainase yang saat ini sudah penuh dengan lumpur akibat banjir. Dalam gerakan gotong-royong itu nantinya akan berkoordinasi juga dengan pihak TNI maupun Polri,” tuturnya.

Dengan perbaikan drainase nantinya air dari gorong-gorong tidak lagi masuk ketengah jalan. Selanjutnya pihak desa juga akan menghimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan kegorong-gorong jika sudah dibersihkan. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed