oleh

Posko Pendidikan Tampung dan Salurkan Bantuan

UJUNGJAYA – Posko Pendidikan di Blok Pamoyanan, Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, siap menyalurkan bantuan. Baik itu bantuan dari lingkungan pendidikan di Kabupaten Sumedang, ataupun dari luar dunia pendidikan.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Posko Pendidikan digagas dan didirikan K3S, UPTD Pendidikan, dan PGRI Kecamatan Ujungjaya, untuk menyelamatkan pendidikan pelajar korban bencana. Posko pendidikan dikondisikan untuk menerima uluran tangan bagi para pelajar korban bencana, agar pendidikan mereka tidak terlantar.

Petugas piket Posko Pendidikan, Drs Ade Yaya Suryana mengatakan, Posko Pendidikan baru dilaunching pada Senin (24/10) lalu. Namun pelaksanaan Posko Pendidikan sudah dimulai sejak Kamis (20/10) lalu.

“Turun bantuan dari K3S, PGRI dan UPTD Pendidikan dan bantuan lainnya secara resmi baru dilakukan Senin (24/10),” ujar Ade di Posko Pendidikan, Selasa (25/10).

Inisiatif didirikannya Posko Pendidikan, mengingat di Huntara banyak pelajar yang harus mendapatkan pendidikan. Sementara Posko-posko lainnya sudah tersedia, seperti Posko Kesehatan, Posko Keamanan, dan posko-posko lainnya. Hingga, pihaknya mengajukan pengajuan untuk mendirikan Posko Pendidikan dan menggaet beberapa mitra.

“Maka, kami berniat mendirikan Posko Pendidikan dari inisiasi yang terdiri dari tiga lembaga. Yaitu, PGRI, K3S, dan UPTD Pendidikan,” terangnya.

Posko pendidikan sendiri, mencakup siswa-siswa korban bencana, mulai dari tingkat TK/RA, SD, SMP, dan SMK. Namun kini, pengelolaannya dikelola guru-guru beserta kepala sekolah dari tingkat SD.

“Kami mengimbau untuk tingkat RA dan SMP, untuk turut serta dalam Posko Pendidikan. Sebab banyak siswa SD dan SMP yang harus mendapatkan perhatian. Tidak hanya siswa-siswa SD saja,” harapnya.

Disebutkan Ade, sementara ini bantuan yang datang sudah mulai berdatangan. Mulai dari SD-SD di Kecamatan Ujungjaya, hingga bantuan dari sebuah komunitas warga Cirebon yang berada di Kabupaten Sumedang.

“Kami tidak menutup bantuan-bantuan dari pihak lain. Terutama bagi kebutuhan-kebutuhan anak dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Seperti buku paket, buku tulis, ataupun lainnya. Baik mulai dari tingkat RA/TK, SD, SMP ataupun SMK,” jelasnya.

Ade juga mengatakan, untuk bantuan yang datang dari Cirebon, mereka memberikan bantuan langsung kepada para siswa. Pihaknya tidak mengetahui secara jelas berapa jumlahnya. Posko Pendidikan hanya memfasilitasi dan memberikan data berapa jumlah pelajar yang ada.

“Kami juga siap menyalurkan dari pihak-pihak lain yang akan memberikan bantuan. Terpenting, para pelajar korban bencana akan mendapatkan pendidikan kembali,” tutupnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed