78 Ribu Kendaraan Menunggak

GELAR RAZIA: Seorang anggota Polantas Polres Sumedang saat memeriksa surat surat kendaraan sebuah angkot, kemarin.

SUMEDANG – Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Wilayah Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Polres dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang, menggelar razia gabungan, kemarin (10/10). Kegiatan razia dipusatkan di Jalan Prabu Gajah Agung Sumedang.

Razia dilakukan dalam upaya meningkatkan kesadaran warga dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Kepala Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Sumedang Endang Sutardi mengatakan sekitar 78 ribu kendaraan bermotor menunggak pajak kendaraannya.

“Terdiri dari 75 ribuan kendaraan roda dua serta tiga ribuan kendaraan roda empat,” katanya kepada Sumeks disela-sela pelaksanaan razia, kemarin.

Kata Endang, kendaraan sebanyak itu terhitung sejak lima tahun terakhir. “Umur tunggakan bervariasi. Ada yang empat tahun tiga tahun dua tahun dan satu tahun,” terangnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan pemilik kendaraan mengisikan pajaknya. Antara lain, tidak memiliki uang, kendaraan sudah dipindah tangankan serta malasnya mengantri di Kantor Samsat.

“Razia ini adalah salah satunya untuk memudahkan pemilik kendaraan membayar pajak, ” terangnya.
Sebab, menurut dia, selama digelarnya razia ada diantara mereka yang sengaja melunasi pajak kendaraannya di posko tersebut.

“Dengan cara seperti ini, Alhamdulillah para penunggak pajak dengan sadar melunasi pajak kendaraannya. Meskipun mereka (para pengendara -red) terjaring razia terlebih dahulu,” jelasnya.

Dengan kesadaran pemilik kendaraan melunasi pajaknya, kata Endang, secara otomatis akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumedang.

Terpisah, Sumarni, 36, salah seorang pemotor mengaku terbantu dengan gelar razia tersebut. Pasalnya, dapat dengan mudah membayar pajak kendaraannya yang sudah dua tahun belum dilunasi.

“Saya tidak ada waktu kalau harus bayar di Kantor Samsat, ngantrinya lama, bisa sampai seharian,” tuturnya.

Pantauan di lapangan ratusan kendaraan roda dua dan empat, termasuk truk pengangkut barang, terjaring razia gabungan yang digelas setiap tiga bulan sekali itu. (nur)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.