oleh

Ranting Pohon Bahayakan Lalin

JATINANGOR – Pohon besar yang berada di Jalan Raya Bandung-Garut tepatnya antara Kecamatan Jatinangor dan Rancaekek, Kabupaten Bandung, dinilai sejumlah warga sangat membahayakan.

Pasalnya, puluhan pohon yang ditanam di median jalan itu, rantingnya sudah memanjang bahkan mencapai ke badan jalan. Selain itu, dari Kilometer 21 hingga putaran Permata Hijau, perbatasan antara Jatinangor dan Rancaekek, Penerangan Jalan Umum (PJU) juga tak berfungsi.

Menurut Aden (34) warga Jatinangor mengatakan, ranting pohon di median jalan tersebut menutupi pandangan pengguna jalan dan menyulitkan para penyeberang jalan.

“Rantingnya sudah melebihi batas median malah sampai ke jalan. Itu kan membahayakan pengguna jalan. Penyeberang jalan juga kesulitan karena kalau menyeberang terus mau lihat laju kendaraan tapi tertutup ranting,” kata Aden kepada Jateks, kemarin.

Silain itu, kata Aden PJU disekitar itu padam sehingga menyulitkan warga saat menyeberang jalan karena tidak terlihat oleh pohon jika malam hari.

“Jika ranting-ranting pohon tersebut tidak dirapikan maka tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Terlebih, ranting pohon yang sudah melebihi batas median tersebut ketinggiannya masih rendah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RW 09 Desa Sayang Kecamatan Jatinangor, Anton Mulyadi mengatakan, setidaknya ada delapan warganya pernah terserempet kendaraan bermotor saat menyeberang jalan tersebut.

“Sudah ada korban, warga saya sendiri. Untungnya tidak fatal hanya luka ringan saja. Rata-rata saat menyeberang mereka tidak melihat kendaraan karena tertutup pohon-pohon itu,” kata dia.

Anton mengatakan, untuk mengantisipasi korban-korban berikutnya, seharusnya pohon-pohon yang ada di median jalan tersebut harus segera dirapikan oleh dinas yang berwenang. Selain itu, beberapa PJU yang sudah mati pun harus segera diperbaiki.

“Ini kan jalan provinsi, lalu lalng kendaraan ramai sekali. Apalagi laju kendaraannya juga kencang-kencang. Kalau malam hari ada yang menyeberang kan tidak terlihat dari jauh,” tuturnya. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed