oleh

UJUNGJAYA – Warga korban bencana alam di hunian sementara (Huntara), mengharapkan penambahan kuota. Sekarang ini, jumlah warga yang tinggal di Blok Pamoyanan, Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, terus bertambah.

Kini, sebanyak 121 Kepala Keluarga (KK) telah menempati hunian sementara dimana jumlah awal, yaitu 105 KK.

“Mereka membutuhkan administrasi yang jelas. Sampai saat ini, data awal yang 105 KK pun masih menyisakan masalah. Yaitu sekitar sembilan KK belum mengikuti pindah ke huntara,” kata Koordinator Huntara, Dede Rahmat, Minggu (30/10) lalu.

Dede menambahkan, jumlah sembilan KK itu harus ada kejelasan, apakah akan diganti dengan yang telah pindah ke sini ataupun bagaimana. “Sebab, sebanyak sembilan KK tersebut sampai saat ini mereka belum hadir di huntara,” tambahnya.

Pihaknya berharap, untuk segera adanya pembenahan administrasi data para korban bencana alam di huntara. Hal itu, perlu adanya ketegasan pemerintah mengenai prosedur dan adminintrasi dari warga yang tinggal di huntara.

Terutama, kata dia, pada warga huntara tambahan yang pindah sebanyak 16 KK itu. Apakah akan ditambahkan atau dimasukan ke kloter tambahan dengan korban lainnya yang ingin berpindah ke huntara.

“Hal itu harus dibarengi dengan birokrasi yang jelas dari pemerintah. Misalnya dengan SK dari bupati Sumedang. Sebab, masih banyak warga korban bencana alam yang ingin berpindah ke huntara,” tandasnya.

Disebutkan Dede, saat ini warga dengan mudahnya berpindah dari tempat awal ke huntara atas prakarsa sendiri. Kepindahan warga didasari dengan kekhawatiran terjadi bencana alam susulan terhadap tempat tinggalnya. Seharusnya, kepindahan warga tersebut harus disertai dokumen dan prosedur yang jelas.

“Kepindahan mereka atas prakarsa sendiri akan menyebabkan kerepotan semua pihak di huntara. Pemerintah harus memberikan status yang jelas bagi warga huntara yang kini tinggal,” tukasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed