oleh

Sumedang Masih Kaji FDS

KOTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sumedang, masih akan melakukan kajian tentang kebijakan full day school (FDS). Sejauh ini, di Kabupaten Sumedang, belum ada sekolah yang akan menjadi percontohan kebijakan pusat tersebut meski Pemerintah Pusat berharap pada tahun 2020 semua sekolah sudah menerapkan Full Day School.

Kecuali, ada salah satu SD di Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, sudah lama menerapkan sekolah lima hari itu atau dari Senin sampai Jumat.

“Saat ini Kabupaten Sumedang memang belum ada rencana untuk menerapkan kebijakan full day school walaupun untuk percontohan saja,” kata Kadisdikbud Kabupaten Sumedang H. Sonson M. Nurikhsan, Selasa (1/11).

Menurut Sonson Nurikhsan, untuk menerapkan full day school pihak sekolah harus terlebih dahulu memperhatikan beberapa aspek seperti saat jam makan siang siswa dan lainnya. “Misalnya menyediakan kantin yang layak atau makan siangnya akan dibagi pihak sekolah, jangan sampai FDS malah menyengsarakan siswa dan merepotkan orang tua,” katanya.

Sonson mengatakan untuk kebijakan full day school ini pihak Disdikbud sendiri sebenarnya telah menyosialisasikan kepada sekolah. Namun kata Sonson lagi, saat di ISG (Internasional Green School) yang berlokasi di Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara pihak sekolah sudah lama menerapkan kebijakan full day school atau 5 hari kerja.

“Penerapan full day school di IGS ini sudah lama diterapkan sebelum adanya kebijakan  dari Pemerintah Pusat,” katanya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed