oleh

Ranggon Bercita-cita Ekspor Gula

DARMARAJA – Pemerintah Desa Ranggon, Kecamatan Darmaraja, membidik salah satu produk hasil kerajinan tangan untuk jadi pendongkrak ekonomi. Banyaknya warga yang menjadi perajin produksi gula aren di Dusun Citatah, membuat pemdes berinisyatif untuk meningkatkan daya jual dan volume penjualannya.

“Di Dusun Citatah banyak yang menjadi perajin gula aren. Jadi saya ingin gula tersebut jadi pendongkrak ekonomi masyarakat,” kata Kepala Desa Ranggon, Oo Somantri kepada Sumeks, kemarin (6/11).

Dalam hal ini, pemerintah desa menginginkan adanya tambahan pengetahuan dan kerativitas terhadap para perajin dari pihak terkait, agar mereka bisa membuat gula aren lebih modern lagi.

“Mungkin untuk pengolahannya lebih baik manual, tapi cara pengemasannya itu yang harus kita pikirkan, bagaimana agar gula ini bisa kita pasarkan sampai ke luar daerah, bahkan sampai ekspor,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini gula aren di wilayahnya sudah sedikit merangkak lebih baik dari sebelumnya.

Beberapa tahun kebelakang, gula aren hasil produksi warga Dusun Citatah, terkadang bisa tidak laku dipasaran. Beda halnya dengan saat ini, gula aren tidak pernah tersisa, selalu terjual habis sebab ada pengepul dari luar wilayah yang biasa mengambil gula tersebut.

“Kalau dulu, para perajin itu hanya memasarkan sendiri saja ke wilayah Kecamatan Cibugel, tapi saat ini ada konsumen tambahan dari wilayah Sumedang kota,” ujar kades.

Hal itu, kini menjadi salah satu jembatan sekaligus penggugah semangat para perajin untuk mengembangkan lagi hasil produksinya. Namun pihak desa, tetap berpikir bagaimana agar gula tersebut bisa beredar lebih luas lagi.

“Tak hanya sampai di situ, saya tetap masih memikirkan bagaimana caranya agar gula ini bisa dipasarkan dengan partai lebih besar lagi,” pungkasnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed