oleh

Mahasiswi Unpad Dihipnotis

JATINANGOR – Hati-hati saat sedang naik angkutan umum seorang diri. Apalagi, jika di sekelilingnya banyak orang mencurigakan. Seperti yang dialami seorang mahasiswi Unpad Jatinangor bernama Dini Hertina Rahayu (20).

Mahsiswi cantik asal Banjaran, Kabupaten Bandung ini, dompetnya raib setelah naik angkot jurusan Cileunyi-Sumedang, Selasa (8/11).

Informasi yang dihimpun Sumeks, saat itu korban akan berangkat ke kampus menggunakan angkot dan naik dari Cikuda. Namun beberapa saat, korban tampak linglung (bingung, red). Padahal perjalanan menuju kampus hanya sekitar lima menit saja.

Korban yang merupakan mahasiswi jurusan Administrasi Negara Universitas Padjajaran terlihat panik saat menuju Polsek Jatinangor sekira pukul 12.30. Ia menduga jika dompetnya telah dicopet di dalam angkot.
“Tiba-tiba saya linglung dan sedikit pusing setelah masuk kedalam angkot. Entah kenapa saat turun dari angkot dompet yang disimpan didalam tas hilang. Padahal perjalanan hanya 5 menit,” kata Dini kepada Sumeks usai melapor ke Mapolsek Jatinangor, kemarin.

Diakuinya, kalau dirinya masih kebingungan karena seisi dompet hilang termasuk beberapa surat penting. “Enggak tahu dihipnotis atau dicopet. Soalnya gelap saja begitu masuk angkot,” ujarnya.

Menurutnya, ia menyadari dompetnya yang berisi uang tunai Rp100 ribu beberapa ATM dan surat pentingnya telah hilang saat akan melakukan pembayaran transaksi online ke salah satu mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

“Saya sangat yakin dompet hilang saat didalam angkot, karena begitu turun langsung membuka tas. Pas dibuka sudah tidak ada saat turun dari angkot,” ucapnya.

Korban pun merasa curiga kepada salah seorang penumpang laki-laki yang berbaju biru. Sebab gerak-geriknya juga mencurigakan. “Untung HP saya nggak di maling juga,” tuturnya. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed