oleh

Kelelahan, Ajat Tewas Tabrak Truk

PASEH – Seorang karyawan PLN Rayon Tomo, Ajat Sutisna (48) tewas setelah menabrak truk Fuso yang sedang mogok di Jalur Nasional Cirebon – Bandung, tepatnya di Blok Ranjeng, Dusun Warung Buah, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh, Selasa (8/11).

Peristiwa terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 itu, sontak membuat warga geger. Sebab, sebuah motor Kawasaki KLX tanpa nomor polisi itu menabrak sebuah truk yang sedang berhenti di jalan karena mengalami mogok.

“Korban merupakan karyawan PLN Tomo, warga Dusun Kebonkalapa, Desa Cipamekar Kecamatan Conggeang. Korban datang dari arah Cirebon dan menabrak truk H 1443 SY,” ujar Kabag Ops Polres Sumedang, Kompol Setya Widodo kepada wartawan, Selasa (8/11) kemarin.

Diduga, kata Widodo, motor datang dari arah Cirebon dalam kecepatan tinggi. Selain itu, kata dia, korban juga mengalami kelelahan dan mengantuk hingga konsentrasinya hilang.

“Sehingga, saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ada truk mogok tidak terlihat. Dan, tabrakan pun tak terhindarkan,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, sambungnya, korban mengalami patah tulang dan luka parah pada bagian wajah. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Daerah Sumedang untuk mendapatkan perawatan.

“Kejadian tersebut ditangani petugas piket Unit Laka Lantas Polres Sumedang,” terangnya.

Terpisah, rekan korban, Oom mengatakan setelah kejadian tabrakan, korban langsung dibawa ke RSUD Sumedang. Saat dibawa ke RSUD, kata dia, korban sudah tak sadarkan diri (koma-red) dan mengalami patah pada bagian kaki. Hingga, beberapa saat kenudian nyawanya korban tak tertolong.

“Korban meninggal sekitar pukul 02.50 pagi di RSUD Sumedang setelah dibawa oleh rekan-rekannya dari PLN Cabang Sumedang,” tandasnya.

Dikatakan Oom, korban sebenarnya sudah terbiasa pulang malam hari dari PLN Tomo melintasi jalan tersebut. Selama ini, kata dia, korban tidak pernah pernah terjatuh ataupun mengalami kecelakaan.

“Tetapi, mungkin sudah nasibnya sehingga korban meninggal karena kecelakaan. Kemungkinan korban mengalami kecapaian dan kehilangan konsentrasi,” tukasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed