oleh

KDRT dan Trafiking Disoroti

CIMANGGUNG – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Cimanggung, Lani Sri Rahmayanti, ST, M.Si Bambang Rianto meminta kepada tim penggerak PKK di masing-masing desa harus cepat tanggap jika menemukan sekecil apupun persoalan yang ada di wilayah desanya.

Salah satunya adalah persoalan yang menonjol adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan Trafiking (penjualan manusia). Biasanya KDRT korban tidak berani atau malu menceritakanya kasusnya kepada orang lain.

“Tentunya butuh pendekan kepada korban jika menemukan kasus serperti trafiking maupun kekerasan dalam rumah tangga. Itupun jika ada dan terjadi dilingkungan sekitar kita,” kata Lani didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Desa Cikahuripan, Nunung yang berlangsung di aula desa setempat, kemarin.

Untuk menampung pengaduan, tentunya harus ada pos pengaduan yang didirikan dimasing-masing desa. Sedangkan ketuanya adalah ibu-ibu ketua PKK. Ketua PKK desa harus siap menjadi ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan AnakP2TP2A desa.

“Jika ada laporan KDRT dari warga segera ditindaklanjuti. Bila perlu diteruskan kepada pihak kepolisian itupun kalau tidak bisa diselesaikan dilingkungan desanya,” jelasnya.

Dikatakanya, tidak hanya soal KDRT tetapi P2TP2A Kabupaten Sumedang juga siap membantu warga yang kurang mampu dari segi ekonomi jika ada yang membutuhkan.

“Salah satunya warga tidak mampu yang membetuhkan dan untuk pengobatan . Karena pernah terjadi ada anak yang membutuhkan dana untuk operasi amputasi salah satu anggota badanya. Sedangkan pendanaan untuk warga yang kurang mampu akan diusahakan secara bersama-sama,” ujarnya.

Bila perlu warga yang kurang mampu tersebut dimasukan menjadi anggota BPJS yang dibayarkan premi bulananya oleh ketua P2TP2A.

Pihaknya mengingatkan, kasus seperti itu mungkin terjadi dlingkungan sekitar kita. Jadi jika memang ada dan terjadi dilingkungan sekitar kita sebaiknya dibantu.

Setiap ada kejadian ibu-ibu ketua penggerak PKK harus menyaring semua informasi sekecil apapun. “Trafiking pernah terjadi di Sumedang.

Bahkan bebera waktu lalu ditemukan salah satu kasus oleh petugas kepolisian Polres Sumedang. Untuk membentengi persoalan itu bila terjadi dilingkungan keluarga kita, itu harus datang dari diri kita sendiri bukan dari orang lain,” tuturnya. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed