oleh

Tronton Hantam Warung Nasi

PASEH – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi dengan melibatkan dua truk di jalan nasional Cirebon-Bandung, Selasa (15/11) sekitar pukul 01.00. Kali ini, tabrakan terjadi di Tanjakan Bohong, Dusun Nyalindung, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh.

Tabrakan itu, berawal saat tronton bermuatan batubara dengan Nomor polisi B 9962 JI, menanjak di Tanjakan Bohong. Tak kuat mendaki, tronton bermuatan batubara akhirnya kembali mundur dan terguling setelah menghantam sebuah truk bermuatan barang rongsokan dan warung nasi.

Informasi dihimpun dari lokasi kejadian, tronton yang dikemudikan Cecep melaju dari arah Cirebon menuju Bandung. Kendaraan itu mendadak mengalami rem blong saat mendaki di Tanjakan Bohong.

Cecep yang saat itu sendirian, sempat panik ketika mobilnya mundur dan lepas kendali. Akhirnya, Cecep lebih memilih menabrakkan tronton ke sebuah truk bermuatan rongsokan yang sedang parkir di depan sebuah warung. Truk rongsok bernomor polisi D 8217 ST itu, turut tergusur ke sisi kanan, dan akhirnya terhenti setelah masuk jurang di pinggir jalan.

“Saya tidak punya pilihan lain. Saya menabrakkan tronton ke truk yang membawa kardus bekas. Kalau tidak, truk saya terus meluncur ke belakang dan mengancam banyak mobil di belakang,” jelas Cecep di lokasi kejadian, kemarin.

Sementara itu, tronton terus mundur dan terhenti setelah menghantam bagian belakang sebuah Warung Nasi A Nini. Warung itu sendiri, berada tepat di bawah tanjakan.

Dalam kejadian tabrakan tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, Cecep sendiri hanya mengalami luka ringan.

“Saya berhasil keluar menyelamatkan diri dari pintu samping kiri. Karena tronton malang tadi terguling ke kanan,” jelasnya.

Cecep menambahkan, di atas truk rongsok yang parkir, sedang tidak ada awak mobil di dalamnya.

“Sehingga tidak menimbulkan korban yang lebih banyak,” tambahnya.

Sementara itu, pemilik Warung Nasi A Nini, Wati mengatakan, dirinya sempat kaget saat mendengar dentuman keras. Saat itu, dirinya melihat tronton batubara terus meluncur mundur ke arah warungnya.

“Ketika kejadian berlangsung warung masih buka dan saya sendiri belum tidur,” tukasnya.

Dikatakan Wati, beruntung hanya bagian belakang warung saja yang terkena. “Saya tidak tahu apa yang terjadi apabila yang dihantan seluruh warung. Termasuk kerugian yang akan diderita,” tandasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed