oleh

Depok Sanjung Baznas Sumedang

KOTA – Setelah Baznas dari berbagai kabupaten/kota lain, kini giliran Baznas Kota Depok, Jawa Barat, melakukan Study Banding dan mengapresiasi atas keberhasilan Baznas Kabupaten Sumedang.

Rombongan Baznas Kota Depok, mengaku takjub atas keberhasilan Baznas Sumedang yang mampu menjalin komunikasi dengan semua pihak.

“Sangat luar biasa kiprah yang dilakukan Baznas Kabupaten Sumedang, yang dapat membangun kemitraan, baik dengan pemkab atau dengan para muzaki,” kata Ketua Baznas Kota Depok, KH Encep Hidayat MA, Selasa (15/11) seusai kunjungan.

Itulah menurut Encep, hal yang paling pokok untuk ia terapkan dalam mengelola Badan Amil Zakat di kotanya. “Saya salut dengan Baznas Sumedang, karena memiliki bangunan yang tergolong mewah, memiliki banyak karyawan serta sisi informasinya yang luar biasa,” katanya.

Sudah sangat pantas, kata Encep, jika Baznas Sumedang mendapatkan reward dari Baznas Pusat.

“Saya mendapatkan pelajaran berharga tentang bagaimana cara membangun komunikasi. Karena ternyata, bagi Baznas itu power yang paling kuat untuk mendapatkan tras yang kuat dari para muzaki yang terdiri dari masyarakat umum dan PNS, adalah dengan cara menjalin kemitraan dengan pemda,” katanya.

Setelah hubungan kemitraan itu sudah terjalin dengan baik, lanjutnya, maka pemda pun mengeluarkan intruksi serta perda. “Itu kan menjadi power yang luar biasa,” ujarnya.

Ia mengaku, jika selama ini jalinan komunikasi antara Baznas dengan pemerintahan Kota Depok, belum sebaik dengan apa yang telah dilakukan Baznas Sumedang.

“Itu salah satu yang akan kami upayakan dan akan dikomunikasikan dengan Pemkot, agar keluar intruksi atau Perda tentang zakat infaq dan sodaqoh,” paparnya.

Jika itu sudah terealisasi, tambah Encep, maka akan menjadi power atau kekuatan bagi Baznas Kota Depok, dalam menjalankan tupoksinya sebagai pengelola dana umat.

Sementara itu, keberhasilan yang diraih Baznas Kabupaten Sumedang, bukan hanya sekedar dapat menjalin kemitraan dengan Pemkab saja.

Melainkan Baznas Sumedang mampu menyatukan Dewan Syariah, MUI, Muhammadiyah, Persis dan Nahdatul U’lama .

“Empat orang tokoh agama kita yang bertugas membimbing kami dalam melaksanakan tugas di lapangan ,” terangnya.

Ia menambahkan, jalinan komunikasi baik dengan pemerintah daerah ataupun dengan ormas, merupakan hal terpenting bagi Baznas .

“Kita yakin, semua yang dilakukan merupakan tugas dalam membantu pemerintah dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, membantu mengentaskan kemiskinan serta peduli dengan pendidikan dan kesehatan,” terangnya. (mg1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed