oleh

Puluhan Anak Keracunan Jeroan

KOTA – Sedikitnya 10 anak di Lingkungan RT 01 RW 03, Desa Tolengas, Kecamatan Tomo, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Tomo karena menderita pusing dan mual. Bahkan ada yang sampai muntah, Rabu (16/11) pukul 17.00.

Hingga kemarin, Kamis (17/11), lima orang masih dirawat di Puskesmas dan lima anak lainnya diperbolehkan pulang.

Menurut keterangan, mereka menderita mual dan pusing setelah jajan makanan jeroan usus dan ati ampela. Jajanan tersebut dibeli dari seorang pedagang, IR warga setempat lewat pukul 11.00. Hingga pukul 14.00 para anak tersebut mulai terserang pusing dan mual bahwa sampai muntah.

“Mereka seperti terserang muntaber,” kata warga setempat.

Menanggapi masalah ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sumedang, Retno Ernawati membenarkan bahwa Puskesmas Tomo sejak Rabu menangani pasien anak-anak yang keracunan makanan.
“Namun yang terus dirawat hanya 5 orang, tapi yang terus dirawat sampai kemarin sore tinggal 2 orang lagi,” kata Retno.

Menurut Retno barang bukti makanan yang pernah dimakan oleh anak-anak, yaitu jeroan usus dan ampela sudah diamankan untuk diperiksa di lab. Sehubungan dengan terjadinya keracunan tersebut, Retno menghimbau kepada warga terutama anak-anak supaya hati-hati dan cermat dalam memilih jajanan makanan, di antaranya jangan yang memakai pewarna.

“Warna kuning itu bisa merangsang anak untuk membeli makanan tersebut, dan warna kuning itu bisa mengelabui makanan yang sudah busuk agar kelihatannya masih segar,” kata Retno Ernawati melalui sambungan telefon. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed