oleh

Tolak Tol Lintasi Pemukiman

CONGGEANG – Menindaklanjuti surat Nomor TN.04.03/440357/048/2016/220 dari Kementerian PUPR Dirjen Binamarga tanggal 04 November 2016, Pemerintah Desa Conggeang Kulon, Kecamatan Conggeang, mengadakakan rembugan, Kamis (17/11). Kegiatan dilakukan, untuk menampung aspirasi warga, terkait surat yang berisi perihal Pemberitahuan Awal dan Pematokan koridor trase Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi empat, lima, dan enam.

Kegiatan yang dilakukan di Kantor Desa Conggeang Kulon itu, dihadiri Forkopimka Conggeang, Kepala Desa, BPD, LPM, kadus, pengurus RT RW, dan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Conggeang Kulon, Lili Sutrisna mengatakan, kegiatan ini merupakan pemberitahuan kepada warga Desa Conggeang Kulon, terkait akan dipasangnya patok-patok koridor trase Tol Cisumdawu. Dimana pematokan sendiri, akan dimulai pada pertengahan November ini.

“Kami memberikan pemberitahuan kepada warga, bahwa tahapan tol baru sampai pada tahapan ini. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi, sehingga tidak meresahkan warga,” ujarnya seusai kegiatan kemarin.

Disebutkan Lili, pemasangan patok sendiri tidak hanya dilakukan di Desa Conggeang Kulon saja. Pemasangan patok juga dilakukan di enam desa lainnya yang ada di Kecamatan Conggeang.

“Yaitu di Desa Jambu, Desa Cipamekar, Desa Cibeureuyeuh, Desa Conggeang Wetan, Cacaban, dan Desa Babakanasem,” sebutnya.

Lili menerangkan, pada kegiatan ini tertampung beberapa aspirasi warga. Diantaranya, warga mendukung penuh pembangunan Tol Cisumdawu melintas di wilayah Desa Conggeang Kulon. Tetapi, tidak melintas di pemukiman penduduk, serta areal pesawahan yang produktif. Diharapkan, jalan tol dapat melintas di areal selain kedua daerah tersebut.

“Kalaupun harus dipaksakan, warga meminta harga ganti rugi yang berbeda. Dalam artian, warga meminta harga yang lebih dari harga yang ada sekarang di lapangan,” tandasnya.

Menurutnya, pihaknya akan mendukung apa yang diaspirasikan dan diinginkan warganya. Dengan kegiatan ini, kata dia, diharapkan warga lebih tahu tentang tahapan rencana pembangunan Tol Cisumdawu.

“Mereka dapat langsung menyampaikan aspirasinya secara langsung.
Pemerintah Desa Conggeang Kulon akan mendukungnya,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Conggeang Kulon, H Uju mengatakan, pihaknya bersama pemerintah desa belum mengetahui secara pasti Tol Cisumdawu akan melintas ke arah mana. Pada kegiatan ini, pihak pemerintah desa dan BPD hanya menginformasikan kepada warga tentang Tol Cisumdawu itu sendiri.

“Pada intinya, warga mendukung pembangunan Tol Cisumdawu. Tetapi apabila tol melintas ke pemukiman, warga akan menolaknya. Diharapkan, tol melintas ke daerah lain yang tidak ada penduduknya,” tutupnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed