oleh

Overload, TPSA Cibeureum Dibenahi, TPSA Cijeuruk Dibangun Tahun Depan

KOTA – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumedang, akan mengajak sekaligus menekankan kepada masyarakat, untuk mengelola sampah rumah tangga mulai dari tingkat RT hingga RW. Hal ini bertujuan, agar Tempat Penampungan Sampah Akhir (TPSA) Cibeureum Wetan yang sudah mulai overload, bisa digunakan hingga TPSA baru di Cijeruk Kecamatan Pamulihan, rampung dibangun dan bisa dimanfaatkan pada 2018 mendatang.

Sebelumnya, warga Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, meminta agar TPSA ditutup karena sudah overload, dan mengancam sumber mata air di wilayah sekitar.

Kepala Bidang Kebersihan BLH Kabupaten Sumedang, Yayat MTH, mengakui jika TPSA Cibeureum saat ini sudah over kapasitas. Namun sebelum TPSA Cijeruk Kecamatan Pamulihan rampung dibangun, TPSA Cibeureum akan tetap difungsikan.

“Untuk sementara, TPSA Cibeureum akan tetap difungsikan hingga pembangunan TPSA Cijeruk selesai. Saat ini, TPSA Cibeureum dalam proses penataan ulang, agar dampak seperti yang dikeluhkan warga, seperti dampak bau dan efek mencemari sumber mata air dapat diminimalisasi,” katanya kepada Sumeks, Kamis (17/11).

Pembangunan TPSA Cijeruk sendiri, kata dia, akan dimulai pada awal 2017, dengan anggaran bantuan dari pusat sebesar Rp 25 miliar.

“Proses pembangunannya akan memakan waktu hingga satu tahun, karena nantinya TPSA Cijeruk dirancang menjadi TPSA dengan sistem sanitary landfill dan terpadu. Jadi nanti, selain sebagai tempat pembuangan sampah akhir, juga menjadi tempat pengolahan sampah terpadu,” tuturnya.

Mengingat saat ini kondisi TPSA Cibeureum sudah mulai overload, pihaknya akan menekankan agar di tiap lingkungan RT hingga RW, membentuk wadah pengelolaan sampah terpadu. Ini sesuai dengan Permendagri Nomor 33/2010 tentang pengelolaan sampah.

“Permendagri sendiri sudah mengatur agar pengelolaan sampah rumah tangga dikelola warga secara terpadu di tingkat RT/RW masing-masing, sebelum sampah yang bersifat tidak bisa didaur ulang dipilah untuk dibuang ke TPSA Cibeureum. Dengan cara penekanan pengelolaan di tingkat RT/RW ini, diharapkan volume sampah rumah tangga yang dibuang ke TPSA akan jauh berkurang,” tuturnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed