oleh

Sanksi Tegas Pembuang Limbah

KOTA – Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumedang, Wowo Sutisna, mengegaskan bahwa limbah yang dibuang sembarangan, berpotensi merusak lingkungan sekitar. Untuk itu, ia meminta perusahaan untuk mengelola limbah sesuai aturan.

Pihaknya, meminta seluruh pelaku usaha untuk mengelola limbah cairnya sesuai aturan berlaku. Apalagi memasuki musim penghujan. Menurutnya, bila sisa pengolahan produksi atau limbah dibuang sembarangan, tentu akan berpotensi merusak lingkungan sekitar. Maka dari itu, ia minta perusahaan lebih memikirkan dampak lingkungan.

“Terlebih saat ini musim hujan, limbah akan menyebar kemana-mana bila tidak dikelola dengan baik,” ujar Wowo kepada Sumeks, kemarin (20/11).

Ia mengimbau kepada pelaku usaha industri, baik pengolahan produk makanan atau industri lain yang berpotensi menghasilkan limbah, agar mengelola limbah dengan benar sesuai aturan lingkungan hidup.

Bila limbah tidak dikelola dengan baik, diakui Wowo, tentu akan berdampak terhadap lingkungan. Seperti adanya pencemaran udara dan air, dan tentunya akan berdampak buruk terhadap masyarakat sekitar.

Ia mencontohkan, bila limbah dibuang sembarangan seperti ke aliran sungai, tentu masyarakat tidak bisa lagi menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Bukan itu saja, dampak lainnya bila terjadi pencemaran di sungai, tentu akan merusak habitat dan ekosistem di sungai. Sehingga memerlukan cukup lama mengembalikan ke semula.

Dari itu semua, ia meminta pelaku usaha membangun kesadaran dengan mengelola limbah sesuai aturan berlaku, dan ikut menjaga lingkungan hidup. Untuk itu diakuinya, kesadaran dari pelaku usaha sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan hidup tetap asri dan nyaman. Karena setiap makhluk hidup memerlukan udara dan air yang bersih.

“Kami tidak akan segan menjatuhkan sanksi tegas, sesuai undang-undang berlaku terhadap pelaku usaha industri yang tidak mengindahkan imbauan dari BLH,” tukasnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed