oleh

Yonif 301 Latihan Ton Beranting

CIMALAKA – Batalyon Infanteri (Yonif) 301/PKS, menggelar latihan Peleton Beranting di Markas Yonif 301/PKS, Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka. Latihan dimulai sejak 1 November, hingga 11 Desember mendatang.

Sebanyak dua peleton, disiapkan Yonif 301/PKS untuk mengikuti kegiatan peleton beranting tersebut. Kegiatan latihan peleton beranting itu, dilakukan untuk memperingati hari Angkatan Darat/hari Juang Kartika pada tanggal 15 Desember 2016, dan hari Infanteri tanggal 19 Desember 2016.

Selain memperingati HUT Infanteri dan hari Juang Kartika, kegiatan Peleton Beranting juga dilombakan di tingkat Kodam III/Siliwangi.

Seperti diungkapkan pelatih ton beranting Yonif 301/PKS, Serka Ali Akbar.

“Lomba peleton beranting rutin dilaksanakn setiap tahun oleh seluruh batalyon infanteri, batalyon satbanpur dan jajaran Kostrad di wilayah Kodam III/Siliwangi,” ujar Ali kepada Sumeks di sela-sela kegiatannya, Selasa (22/11) kemarin.

Ali menambahkan, kegiatan peleton beranting tidak hanya dilombakan di tingkat Kodam III/Siliwangi saja. “Tetapi, juga dilombakan di setiap jajaran Kodam di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Disebutkan Ali, kegiatan ton beranting, merupakan gerak jalan biasa dengan membawa beban ransel seberat kurang lebih 15 kilogram. Pasukan juga dilengkapi dengan senjata lengkap.

Menurutnya, pasukan harus berjalan dalam keadaan berbaris teratur serta rapih dan menyanyikan lagu-lagu. Selain itu, pasukan juga harus tepat waktu dalam menempuh jarak.

“Jarak yang ditempuh kurang lebih sepanjang 25 kilometer dengan berbagai medan. Ada tanjakan, turunan dan medan-medan lainnya,” jelasnya.

Untuk gerak jalan sendiri, dimulai dari kegiatan upacara serah terima dari peleton batalyon lain. Kemudian setelah itu, start dilakukan menuju 10 kilometer pertama. “Ditempuh selama 2 jam. Kemudian, istirahat 15 menit, dimana istirahatnya tetap berdiri dan bukan istirahat merdeka,” jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, menyambung pada 10 kilometer kedua (20 Km-red) ditempuh lagi selama 2 jam. Pasukan kembali beristirahat selama 25 menit. “Perjalanan kembali dilanjutkan menuju ke kilometer 25 untuk memasuki garis finis. Perjalanan itu ditempuh selama 1 jam. Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan upacara serah terima simbol untuk diserahkan ke batalyon lain,” jelasnya.

Dalam mengikuti kegiatan ini, katanya, para prajurit sangat antusias dan bersemangat. Terangnya, sebagai batalyon infanteri pihaknya merasa bangga dan berjuang dengan penuh semangat. “Karena lomba ini untuk memperingati kami sebagai satuan infanteri,” tandasnya.

Dikatakan Ali, Komandan Yonif 301/PKS, Mayor Inf Tuwadi SE sangat mendukung untuk ikut serta dalam lomba ini. Terbukti, dari setiap latihan komandan selalu ikut serta gerak jalan bersama pasukan.

Sebelumnya, kata dia, Yonif 301/PKS pernah menjadi juara dalam lima tahun keberlakang. Diantaranya, tahun 2010 juara 3, tahun 2011 tidak ikut serta karena tugas ke Ambon, tahun 2012 juara 3, tahun 2013 juara 1, tahun 2014 juara 3.

“Sementara pada tahun 2015 tidak ikut serta karena harus bertugas ke Papua. Mudah-mudahan pada tahun 2015 ini kami bisa juara kembali,” tukasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed