oleh

Singkong Masih Dipasok dari Luar

KOTA – Prouksi Singkong di Kabupaten Sumedang, saat ini masih belum bisa memenuhi kebutuhan. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Singkong saat ini masih dipasok dari luar Sumedang.

Untuk memenuhi kebutuhan makanan olahan seperti Peuyeum Gantung, para perajin mendatangkan Singkong dari Sukabumi. Sementara untuk industri atau pabrik aci, mendatangkan bahan baku dari Lampung.

Menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan, Erwin, luas areal pertanaman Singkong di Kabupaten Sumedang sekitar 7.927 hektar, dan produksi 6 ton perhektar. Dari semua itu, kebutuhan Singkong masih harus didatangkan dari luar daerah. Areal tanaman Singkong di Sumedang tersebar di beberapa kecamatan.

“Cibugel paling luas memiliki areal pertanaman yaitu mencapai 1.226 hektar, disusul Kecamatan Wado 1.103 hektar,” kata Erwin, Selasa (22/11).

Terpisah, Kadis Pertanian Peternakan dan Perikanan, Yosep Suhayat mengatakan produksi Singkong di Sumedang, sebenarnya masih bisa ditingkatkan dengan cara memperluas areal pertanaman.

“Potensi lahan kering di Sumedang yang bisa dikembangkan untuk menanam Singkong, ada sekitar 100 ribu hektar, dan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan singkong di Sumedang,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Yosep, hanya perlu adanya kemauan dari masyarakat, dan pemerintahnya siap membantu. Apalagi saat ini, untuk pengembangan pertanian pihaknya mendapatkan suport dari TNI, termasuk para babinsa yang ada di desa-desa.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengintruksikan kepada para PPL untuk turut serta menggerakan masyarakat dalam upaya pembangunan pertanian dalam segala komoditi. Itu pun tidak terbatas pada padi, tetapi komditi pangan lainnya, seperti Singkong, Jagung, Kedelai dan lainnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed