oleh

Juru Parkir Ditusuk Anak Punk

JATINANGOR – Kelakuan meresahkan anak punk mencapai puncaknya. Itu setelah gerombolan bergaya anak punk melakukan tindak pidana kekerasan dan penganiyaan terhadap Robet alias Ohang (30) yang merupakan juru parkir di Toserba Griya Jatinangor.

Informasi yang dihimpun Sumeks di lapangan, saat itu, gerombolan anak punk turun dari truk dan tiba-tiba langsung melakukan penganiyaan terhadap korban. Saat itu, korban ditusuk dengan membabi buta sebanyak 12 tusukan.

Korban pun bersimbah darah dan selanjutnya ambruk di pinggir jalan. Mendapati itu, warga sekitar menolongnya dan melapor ke Mapolsek Jatinangor.

Akibat kejadian itu korban dilarikan ke Rumah Sakit AMC Cileunyi-Bandung.

Kejadian pada hari Rabu (23/11) sekira pukul 22.00 itu menggemparkan warga sekitar. Sebab, kejadiannya seperti di film-film laga.

Polisi pun langsung turun ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Ir Soekarno, RT 03 RW 11, Dusun Caringin, Desa Sayang tepatnya di depan Toserba Griya.

Warga sekitar kejadian bernama Wawan (34) mengaku tidak melihat secara persis kejadianya. Hanya saja saat dirinya melitas di lokasi kejadian sudah banyak orang yang melihat.

“Persisnya tidak melihat langsung kejadian. Hanya saja orang berkerumun melihat Korban. Tidak lama kemudian datang petugas dari kepolisian,” terang Wawan kepada Sumeks, kemarin.

Sementara itu, Kasi Trantib Desa Sayang, Ade (60), yang juga warga sekitar menuturkan, sebelum korban Ohang ditusuk, dirinya melihat seorang anak punk turun dari sebuah truk.

“Setelah turun dari truk itu, pelaku menghampiri korban lalu menusuknya berkali-kali dari arah belakang. Setelah puas menusuk korban, pelaku kemudian lari menuju arah Bandung,” ujarnya.

Dia menuturkan sebelum menjadi tukang parkir, Ohang juga diketahui warga Jatinangor adalah seorang anak punk.

“Sebelumnya dia juga anak punk, sering berkeliaran di Jatinangor. Namun belum lama ini, mungkin dia insyaf dan memilih menjadi tukang parkir. Dulu rambutnya bergaya anak punk dengan pakaian urakan, tapi sejak jadi tukang parkir kepalanya diplontos dan berpakaian layaknya warga biasa,” tuturnya.

Humas Polres Sumedang, AKP Dadang Rostia membenarkan telah terjadi penusukan terhadap korban di wilayah Caringin, Desa Sayang, yang korbanya berprofesi sebagai tukang parkir bernama Robet alias Ohang (30) alamatnya belum diketahui.

Karena kondisinya kritis setelah mendapat 12 tusukan di punggung serta sekitar anggota badan lainya oleh pelaku. Kini korban berada di RSHS Bandung setelah dirujuk dari RS AMC Bandung.

Hingga saat ini, Polsek Jatinangor sulit mengkonfirmasi terkait adanya korban penusukan yang di duga dilakukan oleh anak punk itu. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed