oleh

Tak Menyangka, Poktan Situsari Mandiri Miliki Prestasi

Tak ada yang menyangka jika kelompok ternak (Poktan) Situsari Mandiri, Desa Tolengas, Kecamatan Tomo, memiliki segudang prestasi. Buktinya, Kelompok Ternak Situbondo, Jawa Timur pun berguru ke Tolengas. Maklum saja, Poktan Situsari juara dua nasional. Sehingga, Situbondo ingin berguru ke Sumedang.

ATEP BIMO SUTEJO, Tomo

MANAJEMEN kelompok dan penerapan teknologi dua bidang yang dipelajari kelompok tani/ternak Kabupaten Situbondo, Jawa Timur datang ke Poktan Situsari Mandiri, di Desa Tolengas, Kecamatan Tomo. Kelompok tani ternak dari Kabupaten Situbondo Jawa Timur mengunjungi kelompok ternak juara dua nasional itu, Rabu (23/11).

Selain mempelajari dua hal itu, rombongan juga melakukan penjajagan kemungkinan kerjasama pemasaran ternak di kedua daerah. Rombongan poktan dari Kabupaten Situbondo berjumlah 50 orang. Mereka terdiri dari petugas IB, para pengurus kelompok ternak serta Kabid Peternakan Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Sumedang, Ir Budiyono melalui stafnya, Ir I Gede Kembar Suatika mengatakan dirinya merasa salut Dinas Peternakan Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Sebutnya, mereka sangat serius ingin memfasilitasi para peternak/ kelompok ternak nya untuk mencari peluang pemasaran produk ternak.

“Terutama ternak sapi potong, dimana kalau dari segi populasi Kabupaten Sumedang jauh di bawah populasi yang ada di Kabupaten Situbondo,” ujar Gede kepada Sumedang Ekspres, Kamis (24/11) kemarin.
Gede menambahkan pemerintah Kabupaten Stubondo juga sangat konsern dalam peningkatan kelembagaan kelompok ternak yang telah ada. “Terutama dalam hal manajemen pengelolaan kelompok ternak,” tambahnya.

Disebutkan Gede, untuk kelompok yang dikunjungi, yaitu kelompok Situsari Mandiri Desa Tolengas Kecamatan Tomo, dirinya berharap gelar juara yang diraih benar-benar memotivasi anggota kelompok. Terutama, dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan anggota kelompok.

“Gelar juara jangan sampai menjadi tujuan akhir. Tetapi, menjadi pemicu agar kesejahteraan anggota kelompok ternak dapat meningkat,” harapnya.

Dikatakan Gede, sumberdaya alam yang ada semestinya menjadikan peternak Sumedang dapat lebih baik dari peternak di Kabupaten Situbondo. Sebutnya, masalahnya kembali kepada budaya.

“Sepertinya kita sedikit kalah ulet dibandingkan para peternak dari Situbondo. Adanya kunjungan ini harus menjadi sharing dan motivasi bagi para peternak di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pembibitan Ternak, Gumilar menyebutkan kegiatan kunjungan ini meruakan kegiatan positif. Sebutnya, dari kelompok terna Kabupaten Situbondo ada penawaran kerjasama. “Terutama, jika kelompok ternak di Sumedang membutuhkan bibit / bakalan sapi potong,” tegasnya.

Disebutkan Gumilar, mereka mengapreasi manajemen kelompok ternak Situsari Mandiri. Terangnya, kelompok ternak Situsari Mandiri bisa berkawasan, bagi kelompok ternak di Situbondo sangat sulit berkawasan.
“Selain itu, Situsari Mandiri juga mempunyai pertanggungjawaban kelompok,” tandasnya.

Menurut Gumilar, urusan teknis budidaya hampir sama antara kelompok ternak di Sumedang dan di Situbondo. “Sisi positif bagi kelompok ternak di Sumedang adalah sebagai bahan motivasi untuk terus meningkatkan usaha, menambah wawasan atau mitra dalam usaha kelompok,” tutupnya. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed