oleh

Aher Temui Ribuan Santri Peserta Aksi Damai

CIMANGGUNG – Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat seperti santri, ormas, para pengusaha, pelajar, serta donatur di Ciamis, Tasikmalaya, Garut, dan Sumedang bertolak ke Jakarta untuk menggelar aksi damai menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok segera diadili.

Tak tanggung-tanggung, ribuan massa dari berbagai daerah di Jawa Barat ini melakukan aksi dengan long march (jalan kaki) sepanjang 300 KM. Sontak saja, aksi ini mendapat perhatian berbagai kalangan termasuk Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, Pangdam, Kapolda, dan unsur pimpinan di Muspida Jabar.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan didampingi Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol Drs Bambang Waskito, Pangdam III Siliwangi Majen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc yang datang ke lokasi dimana para peserta long march beristirahat di sekitar komplek pendidikan Al Ma’soem sangat mendukung apa yang dilakukan para santri tersebut.

Hanya saja, kata Heryawan begitu sampai di Jakarta saat menggelar aksi damai diminta agar tidak melakukan hal yang tidak diharapkan. “Tidak merusak pasilitas umum dan senantiasa menjaga kebersihan,” pintanya.

Aher juga tidak mengetahui secara persis berapa jumlah warga masyarakat Jawa Barat yang akan melakukan aksi damai di Jakarta nanti. “Tidak tahu secara persis berapa jumlah orang yang akan berangkat tanggal 2 nanti,” tuturnya.

Sementara itu, warga Kecamatan Cimanggung menyambut kedatangan para santri yang mengadakan long march dari Ciamis menuju Jakarta. Bahkan mereka yang akan melakukan aksi damai Jilid III atas dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok sempat beristirahat di sekitar Jalan Raya Bandung-Garut sekitar Parakanmuncang yang datang sekitar pukul 08.30, Rabu (30/11).

Ketua Organisasi Kemasyarakat Gerakan Reformis Islam (Garis) Kabupaten Sumedang, Ustad Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya sangat mendukung apa yang dilakukan para umat muslim dari Ciamis .

Bahkan dalam waktu dekat ini sekitar 1000 orang anggota Garis akan berangkat ke Jakarta dengan titik kumpul dibeberapa wilayah kecamatan diantaranya Tanjungsari, Cimanggung dan wilayah lainya di Sumedang.

“Dipastikan hari Kamis malam paserta yang akan melakukan aksi damai ke Jakarta berangkat dan Jum’at pagi sudah sampai di Jakarta,” terang Dedi kepada Jateks, kemarin.
Selain itu tujuan aksi damai tersebut meminta agar penista agama dipenjarakan. “Polisi sudah menetapkan Ahok sebagai tersangka. Kami minta segera dipenjarakan,” tegas Dedi.

Selain dukungan secara moril, Dedi juga memberikan dukungan secara materi dengan memberikan makanan serta minuman kepada mereka. “Selain makanan sudah disiapkan juga pasilitas kendaraan bagi mereka yang akan menuju Jakarta,” tuturnya. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed