oleh

Mekar Rahayu jadi Desa P2WKSS

KOTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Zaenal Alimin, baru saja mengunjungi Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Selasa (14/3). Desa tersebut merupakan salah satu desa terpencil yang ada di Kabupaten Sumedang.

Kedatangan Zaenal Alimin ke desa tersebut untuk memberikan pembinaan terhadap kaum perempuan di desa tersebut, agar bisa berperan dalam pembangunan daerah. Hal tersebut dilakukan, karena peran wanita di daerah terpencil dalam pembangunan dinilai masih minim.

Untuk itu, perlu adanya dorongan agar wanita di daerah mampu berkontribusi dalam pembangunan di daerahnya. Dengan demikian, Zaenal Alimin mengatakan, upaya mendorong wanita agar lebih berperan dalam pembangunan ini, Pemkab Sumedang menjadikan Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, sebagai desa yang dibina melalui pelaksanaan program P2WKSS (Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera).

“Dengan program ini diharapkan bisa mendorong wanita untuk berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di desanya. Dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan produktif di bidang pertanian, pelatihan pengembangan UMKM, kerajinan, dan pelatihan lainnya,” ujarnya kepada Sumedang Ekspres saat rapat inventarisasi persiapan program P2WKSS di kantor desa tersebut, Selasa (14/3).

Pembinaan tersebut dilakukan dengan intensif agar efek dari program tersebut bisa langsung diaplikasikan oleh kaum perempuan yang ada di Desa Mekar Rahayu.

Disamping pembinaan dari SKPD terkait di tingkat kabupaten, lanjut Zaenal, organisasi-organisasi wanita di Sumedang juga akan turut bergerak memberikan pembinaan langsung.

Kepala Desa Mekar Rahayu, Asep Suherman, menyebutkan, total penduduk wanita di desa yang letaknya berada di pegunungan tersebut jumlahnya sekitar 1.800 jiwa dari total penduduk 3.300 jiwa.

“Mayoritas tingkat pendidikan warga desa kami rata-rata hanya lulusan SMP. Selain ibu rumah tangga, jumlah wanita produktif di desa kami memang masih minim. Sehingga dengan adanya program P2WKSS ini kami berharap dapat mendongkrak peran serta wanita dalam pembangunan di desa kami,” ujar Asep. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed