oleh

Gula Aren Cikeusi Siap Bersaing

*Kualitasnya Kembali Membaik

DARMARAJA – Kualitas air bahan baku Gula Aren (lahang), kualitasnya sudah mulai membaik lagi. Setelah beberapa waktu lalu bahan baku Gula Aren yang dihasilkan para perajin gula dari pohon arennya kurang berkualitas karena terlalu banyak hujan yang turun, saat ini sudah kembali normal.

Salah satu perajin di Desa Cikeusi, Kecamatan Darmaraja, Udin menyebutkan, sudah beberapa hari ini kualitas air lahang atau air hasil sadapan dari pohon aren tersebut mulai kembali normal. Kondisinya tidak seperti beberapa minggu kebelakang yang rasa air lahangnya hambar.

“Kali ini air lahang yang nantinya diolah jadi Gula Aren kualitasnya lumayan bagus. Padahal hujan masih tetap turun,” katanya saat ditemui di kediamannya, Rabu (15/3).

Ia menyebutkan, kualitas Gula Aren sangat bergantung kepada air lahang yang dihasilkan. Bila air hambar dan warnanya bening, tentu kualitas gulanya juga tidak akan maksimal.

“Kualitas Gula Aren memang dipengaruhi oleh kualitas air lahangnya,” ucapnya.

Dikatakan, karena airnya berkualitas dan tidak hambar, maka gula yang dihasilkan juga akan lebih baik dari rasa manisnya yang khas dan warnanya juga yang mengkilat.

“Tentu saja kalau gula yang dihasilkan bagus, maka konsumen juga akan puas,” katanya.
Dalam hal ini, para perajin Gula Aren berharap hujan tidak terlalu sering turun untuk menjaga kualitas hasil kerajinannya itu. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed