oleh

Yuyun Pilih Hijrah ke Bekas

TANJUNGMEDAR – Yuyun Bayuningrum beserta keempat anaknya memutuskan untuk kembali berkumpul bersama keluarganya di Tambun, Kotamadya Bekasi, Jawa Barat. Ibu beserta keempat anaknya itu memutuskan untuk kembali berkumpul bersama keluarganya.

Pemerintah Desa Wargaluyu, Pemerintah Kecamatan Tanjungmedar, jajaran Polsek Tanjungmedar, Koramil Tanjungmedar serta berbagai unsur lainnya turut serta mengantarkan keluarga Yuyun. “Hari ini, Rabu (15/3) kami mengantarkan keluarga Yuyun ke Bekasi. Mereka memutuskan untuk kembali berkumpul bersama keluarganya,” kata Kepala Desa Wargaluyu, Cecep Rahmat kepada Sumeks, Rabu (15/3) kemarin.

Dikatakan Cecep, rombongan pengantar seluruhnya berjumlah empat mobil. Sebutnya, suasana perpisahan sendiri berlangsung haru dan sangat menyedihkan.

“Bu Yuyun berterima kasih kepada seluruh unsur terkait atas kepedulian mereka ke keluarganya,” tandasnya.

Cecep berharap agar keluarga Yuyun bersama keempat anaknya menemukan kebahagiaan setelah berkumpul dengan keluarganya. Terangnya, kejadian ini dapat diambil hikmahnya dan tidak akan terulang kembali kepada keluarga mereka.

“Saya mohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang agar Bu Yuyun mendapatkan kebahagiaan. Kemudian, keempat anaknya mendapatkan perhatian dari keluarga mereka dan mendapatkan kasih sayang sebagaimana mestinya,” ujar Cecep.

Sementara, Camat Tanjungmedar, Heri Purnama mengatakan keluarga Bu Yuyun langsung dilepas oleh dirinya untuk kembali ke keluarganya. Sebenarnya, kata dia, dirinya menahan keluarga Yuyun untuk tetap tinggal di Kecamatan Tanjungmedar. Karena, keluarga tersebut juga sudah merupakan warga Kecamatan Tanjungmedar.

“Tetapi, pilihan Bu Yuyun untuk kembali ke keluarganya merupakan keputusan mereka. Kami tidak bisa menahan mereka untuk tetap tinggal di Kecamatan Tanjungmedar,” jelasnya.

Disebutkan Heri, kemungkinan pilihan kembali ke keluarga besarnya merupakan pilihan yang terbaik bagi keluarga tersebut. Terangnya, mereka akan lebih nyaman ketika berkumpul beserta kedua orang tuanya yang masih ada.

“Kita hanya bisa mendoakan keluarga tersebut dapat hidup bahagia. Amin,” harapnya.

Terpisah, Yuyun Bayuningrum selaku ibu kandung dari empat anak yang diberitakan terlantar ingin mengambil hikmah atas kejadian ini. Terutama, bahwa meninggalkan anak dibawah umur sangatlah dilarang karena anak-anak masih memerlukan kasih sayang dari seorang ibunya.

“Selain itu, hukum juga akan berlaku bagi mereka yang menelantarkan anak-anaknya,” tandasnya.

Yuyun bertekad kejadian itu tidak akan terulang kembali pada anak-anaknya. Kemudian setelah kembali bersama keluarganya, ia akan merubah pola pekerjaan yang selama ini digelutinya dengan tidak akan meninggalkan anak-anaknya.

Menurutnya, untuk menghidupi keluarganya ia akan melakukan pekerjaan melalui berbagai cara. Tetapi, kata dia dengan tidak meninggalkan anak-anak. “Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran bagi saya dan keluarga. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintahan desa Wargaluyu dan Kecamatan Tanjungmedar,” tutupnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed