oleh

Banyak Ikan Gabus Mati Mendadak di Waduk Jatigede

Ditemukannya sejumlah Ikan Gabus yang mati mendadak di Waduk Jatigede, membuat warga sekitar merasa resah. Terutama bagi warga yang sering mengkonsumsi ikan-ikan dari waduk ini, apakah bahaya untuk dikonsumsi atau tidak. Pasalnya, penyebab dari ditemukannya sejumlah ikan yang mati itu belum diketahui hingga perlu pengecekan.

SEJUMLAH permasalahan pasca digenangnya Waduk Jatigede, terus bermunculan. Banyak warga yang terkena dampak waduk tersebut merana dengan nasib saat ini.

Bahkan belum lama ini, dikabarkan terjadi rawan pangan di lingkungan warga terdampak Waduk Jatigede. Hal ini, jelas menunjukkan bahwa dampak sosial begitu besar terjadi. Maka sudah seharusnya, masalah yang kini dirasakan warga terdampak ditangani serius bahkan secara nasional. Mengingat waduk ini juga, merupakan program nasional, maka sudah sewajarnya penanganannya pun harus ditangani secara baik.

Disamping itu, masyarakat juga tengah resah dengan banyaknya ikan di wilayah bendungan yang mati. Beberapa jenis Ikan Gabus, ditemukan sudah mati oleh masyarakat di air Waduk Jatigede. Hal ini, tentu membuat masyarakat yang berada di sekitar wilayah genangan terutama yang mengandalkan tangkapan ikan tersebut untuk dikonsumsi jadi bertanya-tanya.

Salah seorang warga Darmaraja, Yayan membenarkan bahwa ada sejumlah Ikan Gabus yang mati di sekitar waduk ini. Jelas, kondisi ini pun membuat dirinya dan masyarakat lain, penasaran dengan apa yang menyebabkan ikan jenis itu bisa mati. Padahal jenis ikan tersebut, dari sepengetahuannya, dikenal kuat (tidak mudah mati).

“Tentu saja kita resah karena ikan-ikan yang ada di sini suka dikonsumsi oleh kita. Ditakutkan kematian ikan tersebut bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat juga,” katanya menunjukkan salah satu ikan mati, kemarin (20/3).

Dalam hal ini, masyarakat masih belum bisa mengetahui penyebab pasti wabah penyakit atau faktor yang membuat ikan-ikan mati. Oleh sebab itu, masyarakat meminta agar pihak terkait dapat memeriksa penyebabnya.

“Memang belum terlalu banyak ikan yang ditemukan. Tapi ada beberapa diantaranya yang kita temui dalam keadaan mati. Kita takutnya berpengaruh buruk bagi kesehatan kita,” ungkapnya.

Yayan mengatakan, dengan adanya pemeriksaan pihak terkait, masyarakat dapat mengetahui penyebab kematian ikan tersebut. Warga juga ingin tahu apakah berbahaya atau tidaknya untuk mengkonsumsi jenis ikan tersebut dan ikan-ikan lainnya.

“Kalau sudah dicek pihak terkait, pastinya ada kesmipulan kalau masyarakat boleh atau tidaknya mengkonsumsi ikan gabus. Ini saja dulu yang penting, diutamakan pengecekannya,” harapnya. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed