oleh

Komisi C DPRD Sumedang Soroti Rawan Pendidikan

**BELAJAR DI GUBUK

JATIGEDE – Kondisi rawan sarana pendidikan di wilayah relokasi eks warga genangan Waduk Jatigede, menjadi sorotan DPRD Kabupaten Sumedang.

Sekretaris Komisi C DPRD Sumedang, Dadang Romansah menanggapi terkait kondisi sarana pendidikan yang masih minim di tempat tinggal baru warga eks genangan. Terutama, sarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Desa Mekar Asih, Kecamatan Jatigede. Sebelumnya, pihaknya memang sudah melakukan peninjauan terhadap kondisi PAUD yang melakukan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di gubuk milik salahsatu warga desa tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya saat ini tengah berupaya mendorong dari segi penganggaran, agar PAUD tersebut bisa mendapatkan bantuan untuk pembangunan yang layak.

“Kita terus mendorong dari segi penganggarannya. Kondisi PAUD itu memang bersifat emergency,” katanya belum lama ini.

Untuk masalah sarana pendidikan PAUD yang ada di Mekar Asih, katanya, harus ada juga peran dari pihak desa. Karena sesuai dengan kewenangannya, bahwa sarana pendidikan itu jadi salah satu kewenangan desa, sehingga bisa dianggarkan dari dana desa.

“Desa juga harus memprioritaskan untuk pembangunannya, dan kita akan mendorongnya dari sumber anggaran lain termasuk APBN,” sarannya.

Disebutkan, terbengkalainya sarana didik anak-anak PAUD tersebut, sangat dikhawatirkan akan melemahkan mental anak didiknya. Sebab kenyamanan melakukan KBM, tentu nyaris tak dirasakan. Hal itu, dikhawatirkan para anak didik sulit untuk fokus belajar dan mengurangi tingkat kreatifitasnya.

“Saya khawatir dengan kondisi mental mereka, mungkin saat ini belum nampak melemah, tapi semakin lama anak-anak akan merasakan jenuh,” tukasnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed