oleh

Jelang UNBK, SMAN 1 Sumedang Gelar Literasi SMANSA

**Goresan Tinta jadi Inspirasi dan Motivasi Ujian

Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA, sejumlah sekolah telah melakukan berbagai persiapan. Mulai persiapan komputer, jaringan internet, dan kelistrikan. Namun, yang berbeda dilakukan SMAN 1 Sumedang. Seperti apakah kesiapannya, berikut liputannya.

ASEP NURDIN, Kota

MENJELANG pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang tinggal beberapa hari lagi, siswa-siswi SMAN 1 Sumedang menggoreskan tinta pada papan putih untuk mengungkapkan isi hati mereka.

Mereka menuliskan beberapa kata yang sifatnya memberikan spirit untuk mempersiapkan ujian atau coretan-coretan lain yang sifatnya memotifasi kawan-kawan

“Papan literasi Smansa ini sengaja disediakan pihak sekolah untuk menjembatani siswa, mengungkapkan isi hatinnya,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Sumedang, Dra Nunung Julaeha M.Si kepada Sumeks, kemarin.

Dikatakan, dengan gerakan literasi Smansa, diharapkan dapat mengantisipasi aksi curat-coret pada baju seragam pada saatnya kelulusan nanti.

“Baju seragam bekas, lebih baik disumbangkan kepada yang membutuhkan, dari pada dicoret-coret yang jelas tidak ada manfaatnya,” terang Nunung.

Dengan cara seperti ini, kata Nunung, beban siswa yang selama ini membebani pikiran mereka diharapkan menjadi berkurang. Sehingga saat memasuki ujian nanti, pikiran mereka fresh dan hanya terfokus pada soal-soal ujian.

“Kita fasilitasi untuk menulikan berbagai harapan, unek-unek bahkan motifasi,” tuturnya.

Gerakan literasi Smansa ini, lanjut Nunung untuk yang pertama kalinya dilakukan di SMAN 1 Sumedang. Mereka merupakan angkatan pertama yang dapat mengungkapkan unek-uneknya pada papan literasi Smansa.

“Kali ini bertema gerakan literasi UNBK, mungkin pada kesemparan lain pun kita pasang lagi papan literasi dengan tema yang berbeda,” katanya.

Selain itu, gerakan litetasi Smansa ini, sekaligus untuk mengajak siswa belajar menulis. “Karena sebelum mencoretkan tintq pada papan, mereka pasti berpikir terlebih dahulu tentang apa yang akan mereka ungkapkan,” katanya.

Mudah-mudahan, lanjut Nunung, tulisan mereka menjadi inspirasi bagi dirinya sendiri, bahkan menjadi motifasi bagi kawan-kawannya.

Gerakan literasi Smansa disambut baik siswa. “Ini sangat bermanfaat bagi kami dalam mencurahkan isi hati,” kata Azka Azkia, siswa kelas XII IPS 4, seusai menulis pada papan literasi. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed