oleh

Proyek Jembatan Bojong Terong Belum Rampung

**Tak Cukup Biaya

KOTA – Sejumlah masyarakat Kecamatan Ujungjaya menyoroti lambannya pembangunan Jembatan Bojong Terong di Desa Palabuan, Kecamatan Ujungjaya. Pasalnya, jembatan sebagai akses penghubung desa itu terhenti pekerjaannya sejak tiga pekan lalu.

Masyarakat Palabuan bertanya-tanya kenapa pengerjaan jembatan ini dihentikan oleh rekanan. Padahal perbaikan jembatan itu sudah lama didambakan oleh warga.

Seperti diketahui, Jembatan Bojong Terong ini dibiayai oleh dana PIK (Pagu Indikatif Kewilayahan) Kabupaten Sumedang senilai Rp90 juta lebih.

Menurut tokoh masyarakat setempat H Susan Rudayat (63), pekerjaan jembatan itu hanya dikerjakan ‘sebelah’ sehingga bakal menghambat lalu-lintas kendaraan dari ke dua arah.

“Bila hanya selesai sebelah mobil juga tidak akan masuk. Jadi tidak elok atuh,” kata H. Susan.

Susan menaksir pengerjaan jembatan itu baru rampung di bawah 50 persen. Susan mengatakan pula dalam pengajuan dalam musrenbang dulu perbaikan jembatan itu diusulkan Rp 250 juta dan ingin diperlebar supaya masuk mobil truk, namun akhirnya proyek yang disetujui hanya Rp 135 juta.

“Tetapi ketika proyek itu turun, ternyata biayanya hanya Rp 99 juta, dan sekarang ditinggalkan begitu saja,” katanya.

Kabid Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumedang H Usep Komaruzzaman, mengatakan bahwa pihaknya pun sudah mendapat laporan bahwa Jembatan Bojong Terong tidak sampai tuntas.

“Saya baru mendapat laporan kemarin dan besok lusa saya akan melihat ke sana, namun tentu saya harus berkoordinasi dulu dengan pihak PU, kenapa pembangunan jembatan itu tidak diselesaikan,” kata Usep di ruang kerjanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumedang H. Sujatmoko yang didampingi Kabid Bina Marga Deni Ripdriana mengakui bahwa pekerjaan perbaikan jembatan Bojong Terong itu tidak selesai seluruhnya. Penyebabnya, katanya, anggarannya kurang, hanya Rp 90 juta lebih.

“Ya dananya memang hanya cukup sampai di situ nanti pekerjaan perbaikan jembatan itu akan dilanjutkan dalam anggaran perubahan,” kata Deni Ripdriana kepada wartawan lewat telefon, kemarin. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed