oleh

Sonia Ajak Bangun Sumedang

** Hadiri Peringatan Isra Miraj di Cibeusi

JATINANGOR – Bakal calon wakil bupati Sumedang, Sonia Sugian semakin percaya diri untuk bertarung di Pilkada Sumedang 2018 mendatang. Buktinya ia gencar melakukan sosialisasi dan memperkenalkan diri kepada masyarakat.

Salah satunya dengan menghadiri acara Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Senin (1/5). Tak tanggung-tanggung, acara itu pun menghadirkan dai kondang H Nanang Qosim Rohmana (Juara Da’I MNCTV 2005). Hadir pada kesempatanya itu, Kepala Desa Cibeusi Yoyo Iskandar, serta ratusan warga sekitar desa.

Pada kesempatanya, Sonia menyampaikan bahwa peringatan Isra dapat diartikan sebagai hubungan antara manusia dengan manusia seperti hubungan dirinya dengan masyarakat harus semakin erat untuk sama-sama membangun Sumedang agar tetap maju.

“Kita dorong sama-sama dalam kemajuan berbagai hal yang positif. Tentunya tidak terlepas dari dukungan masyarakat tidak hanya di desa Cibesusi tetapi seluruh unsur masyarakat di Sumedang,” kata Sonia dalam sambutnya, kemarin.

Sedangkan Mi’raj, sambung Sonia, yaitu hubungan manusia dengan Allah SWT untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan yang hakiki.

Dalam ceramahnya H Nanang Qosim menyampaikan, peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, diambil dari dua buah kata yang penuh arti yaitu Isra’ yang berarti “perjalanan malam” dan Mi’raj yang berarti “naik ke langit”.

Perjalanan malam yang dimaksud adalah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Dari peristiwa Isra Miraj inilah umat Islam di seluruh dunia mengenal yang namanya salat dan diwajibkan untuk melakukan salat 5 waktu dalam sehari semalam.

Peristiwa Isra Miraj  terjadi tepat pada tahun 621 Masehi, tepatnya pada tanggal 27 Rajab (3 tahun sebelum hijrah). Dan, peristiwa Isra Miraj terjadi saat tengah malam hingga subuh waktu Mekah.

Peristiwa ini terjadi karena Nabi Muhammad SAW yang sedang dalam keadaan duka. Beliau telah ditinggal mati oleh dua orang yang dia cintai, yaitu Khadijah sang istri dan Abu Thalib sang paman.

Saat itu, Nabi Muhammad SAW mengalami duka yang sangat dalam sehingga untuk menghibur Nabi Muhammad SAW, Allah SWT mengajak Nabi Muhammad SAW ke suatu perjalanan hingga sampai ke Sidrotulmuntaha untuk bertemu dengan-Nya.

Dijelaskannya bahwa, awal peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, dimulai pada tanggal 27 Rajab. Saat itu Allah SWT mengutus Malaikat Jibril AS untuk pergi ke Surga dan mengambil buraq. Setelah itu, Malaikat Jibril AS diutus untuk pergi ke tempat Nabi Muhammad SAW.

Hari sudah malam dan pada waktu Malaikat Jibril AS datang ke hadapan Nabi Muhammad SAW, beliau tengah tertidur. Nabi Muhammad tiba-tiba terbangun dari tidurnya karena mendengar suara dan saat beliau terbangun di hadapannya sudah berdiri tiga orang laki-laki yang rupanya adalah Malaikat Jibril dan Malaikat Mikail, serta malaikat lain. (kos/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed