oleh

Hardiknas, Guru jadi Petugas Upacara

KOTA – Pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih di SMKN 1 Sumedang terasa lebih khidmat dari biasanya. Pasalnya, yang menjadi petugas upacara guru-guru, bukan murid.

Lebih dari 15 orang tenaga pengajar menjadi perangkat upacara, Senin (8/5). Mulai dari pemimpin pasukan, pemimpin upacara, pembaca naskah UUD 45 dan Pancasila. Lalu pengibar bendera, tim paduan suara hingga ajudan pembina upacara. Sedangkan kepala sekolah itu sendiri, bertindak sebagai pembina upacara.

Pelaksanaan upacara bendera kali ini, menurut Kepala SMKN 1 Sumedang, Hj. Rolly R. Roliawati M.MPd, sengaja melibatkan para guru sebagai perangkat upacara. Hal itu dilakukan dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional yang jatuh pada tanggal 2 mei lalu.

“Kebetulan pada tanggal 2 mei, guru- guru sedang banyak kegiatan dan tugas ke luar, termasuk saya sendiri waktu itu mengikuti upacara di Gedung Sate, Bandung,” tuturnya kepada Sumeks, Senin (8/5) seusai melaksanakan upacara bendera.

Adapun tugas perangkat upacara diberikan kepada para guru, menurutnya untuk mewujudkan semboyan Ki Hajar Dewantara, Ing Warso Sungo Tulodo, yang mengandung arti, didepan harus memberikan teladan.

“Kami sengaja memberikan contoh kepada peserta didik, bahwa pelaksanaaan upacara bendera harus seperti yang para guru lakukan,” ucapnya.

Selain itu, menurut Lolly, diantara guru yang bertugas menjadi perangkat upacara, ada Nunung Sunarya S.IP, seorang guru prakarya yang akan memasuki masa pensiun pada bulan juli tahun ini.

“Pembacaan UUD 45, merupakan kenang-kenangan dari beliau yang diberikan kepada sekolah ini, sebelum pensiun,” ujarnya.

Ia berharap, jiwa semangat dari para guru dalam melaksanakan upacara bendera, dapat ditularkan kepada peserta didiknya.

“Kita mengajak para siswa untuk lebih giat dan semangat dalam belajar sesuia dengan tema Hardiknas kali ini, menerapkan pendidikan berkualitas di segala bidang baik di kota, maupun di desa,” katanya. (nur/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed