oleh

GMBI Desak Pemprov Tutup Galian C Tak Berizin

**TEGAKKAN ATURAN

DUGAAN terdapatnya galian c yang tidak mengantongi izin dan menyalahi aturan, diminta untuk segera ditutup. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) yang memiliki kewenangan, didesak agar segera melakukan tindakan tegas kepada sejumlah perusahaan penambang tipe c yang jelas melanggar.

Desakan ini, diminta langsung Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Sumedang, yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Jabar, Rabu (10/5). Aksi ini pun disambut anggota Komisi III dan IV untuk membahas permasalahan tersebut.

Ketua GMBI Distrik Sumedang sekaligus Ketua Korwil II Jabar, Yudi Tahyudin menuturkan bahwa aksinya dilakukan untuk mendesak Pemprov Jabar yang memiliki kewenangan untuk menindak secara langsung galian c yang tidak mengantongi izin.

“Aksi ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian kita. Dimana adanya perusahaan galian c yang tidak berizin dan melanggar aturan, harus segera ditindak,” katanya usai menggelar aksi.

Menurutnya, pihaknya diterima Anggota Komisi III dan IV Jabar, langsung membahas permasalahan agar pemprov dapat menutup seluruh galian C yang tidak mengantongi izin. Begitu juga bagi perusahaan yang jelas menyalahi aturan yang sudah ditentukan, termasuk menyidak pembangunan PLTU Cirebon.

Selain itu, GMBI juga menyuarakan agar pemerintah dapat menegakkan NKRI, membersihkan dari paham separatisme, dan beredarnya ideologi menyimpang yang bertentangan Pancasila dan UUD 1945.

Sementara itu, sebelum aksi di DPRD Jabar, massa GMBI juga menghadiri Apel Akbar hari lahir ke-83 GP Ansor di Monumen Perjuangan Rakyat Jabar. Apel akbar dihadiri Pangdam III/Siliwangi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan. (sep/rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed