Agustus-September, Kebakaran Hutan Meningkat

KOTA – Musim kemarau tahun ini, musibah kebakaran hutan lebih sering terjadi dalam satu bulan kebelakang. Tercatat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, mulai dari bulan Agustus sampai tanggal 9 September, kejadian kebakaran hutan sudah terjadi sekitar 20 kali.

Kasie Kedaruratan pada BPBD Kabupaten Sumedang, Yedi menjelaskan, pada bulan Agustus 2019 ini, ada 13 kejadian kebakaran hutan. Untuk bulan September sampai tanggal 9, sudah ada sembilan kali  kejadian. “Kebakaran hutan sudah terjadi sekitar 22 kali dari Agustus sampai saat ini,” katanya kepada Sumeks, kemarin (11/9).

Yedi menyebutkan, kebakaran lahan tahun ini, didominasi di wilayah hutan Palasari. Di areal itu, lebih sering terjadi kebakaran. “Yang paling sering terjadi kebakaran lahan itu di wilayah hutan Palasari,” ucapnya.

Dibandingkan dengan kemrau tahun lalu (2018), kebakaran lahan di Kabupaten Sumedang mencapai 37 kejadian. “Kalau dibandingkan tahun kemarin, masih lebih banyak dibandingkan tahun sekarang, sampai saat ini per tanggal 11 September 2019,” sebutnya.

Namun diprediksi, kemarau masih akan berlangsung beberapa bulan lagi. Itu artinya, kata Yedi, jumlah 22 kejadian masih data sementara di tahun ini. Maka diharapkan, kejadian kebakaran lahan bisa ditekan dan jumlahnya akan lebih sedikit dibanding tahun lalu. “Mudah-mudahan tahun ini tidak lebih banyak dari tahun lalu,” harapnya.

Pihaknya juga mengimbau, untuk menghindari kebakaran lahan. Masyarakat, jangan membuang putung rokok di kawasan hutan dengan sembarangan. Namun, lanjutnya, faktor kebakaran lahan itu, terindikasi ada sebagian yang memang disengaja.

“Saya imbau agar masyarakat juga ikut mencegah terjadinya kebakaran hutan, karena dampaknya selain dari pencemaran udara juga mengganggu kelestarian alam,” tukasnya. (eri)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.