oleh

Air PDAM Tirtamedal Berbusa dan Bau

SUMEDANGEKSPRES.COM – Sejumlah masyarakat di Kecamatan Jatinangor, mengeluhkan buruknya kualitas air bersih yang diproduksi PDAM Tirtamedal.

Setiap kali dilakukan penggiliran air, senantiasa diawali dengan kondisi air yang bau menyengat. Bahkan sampai berbusa serta berwarna kecoklatan.

“Pertama kali air nyala, tercium bau dan berbusa. Sama sekali tidak layak untuk dikonsumsi,” kata salah seorang warga di Jatinangor, D Supriyadi saat ditemui Sumeks di rumahnya, Senin (4/5).

Diakuinya, kondisi itu sudah dialami warga Kecamatan Jatinangor sejak sehari yang lalu. Sekitar 10 menit pertama kran menyala, kata dia, busa hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, bau menyengat tetap melekat pada air yang diproduksi PDAM Tirtamedal itu.

“Bahkan seharian ini air sama sekali tidak bisa dipakai dan dikonsumsi. Untungnya saya punya sumur pribadi di belakang rumah,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut, Supriyadi melaporkan kepada petugas PDAM Kantor Cabang Jatinangor.

“Kemudian ada petugas PDAM Kantor Cabang Jatinangor datang ke rumah untuk mengambil sempel air. Namun hingga saat ini, air masih saja bau dan berbusa. Belum ada perubahan sama sekali,” ucap Supriyadi.

Informasi yang dia dapat dari petugas PDAM tersebut, katanya terdapat kebocoran saluran di sekitar Yonas.

“Isu kebocoran tersebut sepertinya senjata petugas PDAM untuk meredam emosional dari masyarakat Kecamatan Jatinangor,” terang Supriyadi.

Pasalnya, lanjut dia, gangguan air kotor dan bau seperti ini, sudah sering kali terjadi di sejumlah daerah.

“Kalau lah memang ini terjadi akibat adanya kebocoran, kami mohon segerakan lah diperbaiki. Lagi pula, kami semua di sini kan bayar, tidak gratis,” katanya bernada ketus. (cr1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed