Al Aqsha Siap Hadapi UNBK

Al Aqsha Siap Hadapi UNBK

Wakasek Humas dan Hukum Pondok Modern Al Aqsha Apip Hadi Susanto. (IMAN NURMAN /SUMEKS )

PEWARTA: IMAN NURMAN/SUMEKS

JATINANGOR – Pondok
Modern SMP dan SMA Plus Al Aqsha Cibeusi Jatinangor siap menghadapi ujian
nasional berbasis komputer (UNBK), akhir April mendatang. Kesiapan itu, dilihat
dari persiapan siswa yang telah diberikan materi-materi pengayaan mata
pelajaran yang diujikan.

Wakasek Humas dan
Biro Hukum SMP Plus Al Aqsha Apip Hadi Susanto SHI MM mengatakan, sebanyak 313
siswa SMP akan melaksanakan UNBK. Al Aqsha, kata Apip, satu-satunya SMP plus
pondok modern yang menyelenggarakan ujian berbasis komputer.

“Di kami,
meskipun pondok pesantren tetapi IT diprioritaskan. Sehingga, siswa tak kaget
ketika melaksanakan UNBK. Karena sehari-hari siswa bergelut dengan komputer.
Selain ilmu ilmu keagamaan,” katanya.

Menurut Apip, dari
ke-313 siswa tersebut, akan dibagi 15 ruangan. Sehingga per ruangan 20 komputer
atau 20 orang. “Kalau tahun kemarin, satu ruangan ada 20 komputer. Jadi,
sistemnya dijadwal menurut absen. Kalau sekarang belum ada usulan ruangannya
berapa,”  katanya.

Sementara, kata dia,
untuk simulasi UNBK akan digelar pada pertengahan Februari. Semua komputer dan
server sudah disiapkan.

“Kalau tingkat
SMA, kami belum menyelenggarakan Ujian Nasional karena baru dua angkatan.
Alhamdulillah, meski baru berdiri dua tahun, sudah ada lima kelas. Tiga kelas
perempuan dan dua kelas laki-laki,” katanya.

Sebagai upaya
solidaritas kepada sesama, kata dia, Al Aqsha akan memberikan bantuan bagi

korban tsunami
Banten. Sebab itu merupakan bagian dari jiwa solidaritas antarmuslim.

“Saya sudah memantau
ke lokasi dampak tsunami, ternyata yang parah itu Kecamatan Sumur Pandeglang
Banten. Rencananya kita akan menyumbangkan pakaian sekolah dan alat-alat
perlengkapan sekolah seperti buku, tas, pulpen, dan lain lain,” katanya.

Sebab, kata Apip,
untuk pakaian sehari-hari, banyak donatur yang menyumbangkan. Sehingga di posko
bantuan selalu menumpuk.

“Paling makanan pokok, seperti beras dan
lauk pauknya. Itu yang menjadi prioritas korban bencana tsunami di
Banten,” tandasnya. (imn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.