Alun-alun Darmaraja Jadi Lokasi Favorit Ngabuburit

Peliput/Editor: HERI PURNAMA/SUMEKS

Alun-alun Darmaraja Jadi Lokasi Favorit Ngabuburit

BANYAK PILIHAN: Masyarakat tengah memilih jajajan untuk santapan berbuka puasa di Alun-alun Darmaraja. (HERI PURNAMA/SUMEK)

Banyak Kuliner Nikmat Untuk Buka Puasa Bersama

Dalam ngabuburit, masyarakat Kecamatan Darmaraja banyak yang memilih pergi ke alun-alun untuk menantikan waktu buka pusa tiba. Selain ada yang berbuka bersama di alun-alun, lokasi ini menjadi buruan karena banyak kuliner yang dijajakan. Berikut liputannya.

HERI PURNAMA, Darmaraja

ALUN-alun Kecamatan Darmaraja, setiap sore hari selalu dikerumuni masyarakat untuk berbagai kepentingan. Apalagi wilayah yang menjadi pusat kota Kecamatan Darmaraja dengan letak yang strategis dan sarana penunjang untuk bersantai, cukup memadai.

Ditambah lagi, dengan gelaran Bazar Ramadan serta berbagai wisata kuliner, banyak disajikan. Maka alun-alun, cocok untuk dijadikan tempat berburu takjil masyarakat sekitar.

Pantauan Sumeks, berbagai aktivitas yang dilakukan masyarakat di areal alun-alun tersebut, dari mulai orang yang sengaja datang hanya untuk duduk satai jadi saksi keramaian di sore hari. Ada juga yang menikmati wahana permainan yang ada di lokasi tersebut dan sebagaian besar masyarakat sibuk memilih menu untuk berbuka puasa bersama keluarganya. Bahkan keramaian itu juga dimanfaatkan para pengusaha mikro untuk mengais rejeki.

Salah satu pengunjung warga Darmaraja Mira mengaku, bahwa kedatangannya ke Alun-alun Darmaraja hampir dilakukannya setiap sore selama bulan puasa. Hal itu bertujuan untuk mencari makanan pelengkap untuk buka puasa bersama keluarganya.

Di samping itu, dengan datangnya ke alun-alun yang menjadi pusat kota, dirinya juga bisa menghilangkan rasa jenuh setelah seharian di rumah.

“Kita datang ke sini intinya untuk membeli menu pelengkap untuk berbuka puasa, dan juga sekalian ngabuburit,” ucapnya.

Pengunjung lainnya Lina menyebutkan, bila niatan dirinya untuk pergi ke alun-alun hanya ingin menatikan datangnya Adzan Maghrib di alun-alun tersebut. Karena menurutnya, dengan berbuka di alun-alun dengan keluarga kecilnya, maka bisa dengan puas memilih menu apa yang diinginkan tanpa harus memikirkannya dari awal.

“Jadi saya pikir, kalau sebelum berbuka puasa, segala macam makanan sepertinya kita inginkan. Makanya saya memilih buka puasa langsung di tempatnya, jadi kita bisa menyantap langsung makanan yang kita inginkan,” tuturnya.

Sementara itu, sebagaian warga lagi lebih memilih menghabiskan waktu sore hari dalam kondisi berpuasa dengan memancing ikan di Waduk Jatigede. Seperti yang dilakukan salah satu warga Desa Tarunajaya Kecamatan Darmaraja Kusnadi.

Menurtnya, dengan memancing ikan waktu itu tidak terasa. Selain itu, pada saat dirinya sedang beruntung maka bisa mendapatkan ikan dari hasil pancingannya yang bisa dijadikan menu buka puasa.

“Kalau saya lebih baik mancing ikan di Waduk Jatigede, selain bisa melepaskan rasa jenuh, kalau beruntung kita juga bisa dapat ikannya,” tukasnya. (**)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.