Aneh, Beras Naik saat Surplus

Aneh, Beras Naik saat Surplus

TURUNKAN BERAS: Sejumlah tukang angkut menurunkan beras dari bulog yang menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) beras di Pasar Sumedang Kota sebanyak 30 ton, kemarin. (ASEP HERDIANA/SUMEKS)

PEWARTA: ASEP HERDIANA/SUMEKS

Tekan Harga, Bulog Gelar OPM

KOTA – Bulog menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) beras di Pasar Sumedang Kota, sebanyak 30 ton. OPM kemarin (16/1) dilakukan atas kerja sama dengan mitra bulog yang dimaksudkan untuk menekan harga beras yang saat ini mengalami kenaikan.

Menurut mitra bulog di Pasar Sumedang Kota H Erik mengatakan, bahwa sasaran beras bulog merupakan para pedagang beras. Beras bulog ini, katanya, disalurkan bagi para pedagang dan nantinya dijual ke konsumen dengan harga yang telah ditentukan, yaitu maksimal Rp 9.350.

Harga Rp 9.350 ini, adalah Rp 100 di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Kementerian Perdagangan yaitu Rp 9.450 perkilogram.
Menurut Erik, konsumen juga bisa langsung membeli walau hanya satu karung dengan harga Rp 9.350 perkilogram.

“Kalau kepada para pedagang beras harganya tentu di bawah Rp 9.350 perkilogramnya,” katanya.
Menurutnya, agar pembeli (konsumen) nantinya mengetahui harga beras yang dijual, maka setiap pedagang yang mendapatkan beras dari bulog wajib memasang spanduk yang mencantumkan harga yang telah ditentukan.

“Untuk spanduknya kita beri dan harus dipasang di kios masing-masing, agar diketahui calon pembeli,” kata H Erik yang merupakan warga Buahdua.

Untuk hari kemarin, pihaknya mendapatkan jatah sekitar 30 ton beras dari bulog dalam program OPM. Dalam waktu singkat, beras 30 ton itu habis dibeli para pedagang.

Ditanya apakah OPM beras itu akan berlanjut, menurut Erik, dirinya juga belum mengetahui secara pasti apakah program ini akan berlanjut atau tidak. Hal itu, tergantung pihak bulog sendiri.

“Kami belum mengetahui berlanjut atau tidak, tergantung bulog,” tuturnya.
Terkait adanya OPM beras ini, Kabid Perdagangan di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sumedang Elly Suliasih mengatakan, dirinya baru mengetahui pagi kemarin ada OPM beras.

“Sebelumnya tidak ada pemberitahuan dulu kepada kami akan ada OPM beras dari bulog,” katanya.
Namun, Elly Sulaesih membenarkan, jika harga beras di pasar wilayah Sumedang mengalami kenaikan.

“Kenaikan beras di pasaran umumnya berkisar antara Rp 1.000 sampai Rp 2.000 setiap jenisnya, dan harga tertinggi beras di Pasar Sumedang saat ini Rp 13.000 perkilogram,” jelasnya.

Menurut Elly, walau pun harga beras mengalami kenaikan, namun sejauh ini persediaan beras masih aman.

“Yang jelas membuat kami bingung bersama termasuk jajaran indag provinsi adalah kenaikan beras terjadi saat keberadaan cukup bahkan surplus. Karena biasanya ada kenaikan kalau barang langka,” kata Elly Sulaesih. (her)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.