oleh

Antusias dengan Kesenian Songah

USAI memberikan hiburan pada anak-anak korban banjir dan longsor di GOR Tadjimalela. Kang Dedi Mulayadi, langsung menuju ke Desa Citengah, untuk memberikan bantuan pada korban banjir dan tanah longsor.

Sebelum menemui masyarakat yang sudah berada di Balai Desa Citengah, ia terlebih dahulu menyempatkan berbincang dengan Kepala Desa Citengah, Ludi Zaenal disebuah warung yang berdampingan dengan kantor desa. Saat perbincangan itulah dirinya, mengetahui jika sang Kades sudah mempersiapkan kesenian khas Citengah, Songah (songsong Citengah, red.) untuk menyambut kedatangannya.

Mendapat kabar itu, Kang Dedi tampak penasaran dan dirinya langsung berdiri untuk segera beranjak menuju Kantor Desa Citengah. Di tengah pandangan kagum warga Citengah dengan sosok yang tampak sederhana. Karena kang Dedi datang dengan mengenakan pakaian pangsi berwarna hitam, ia langsung duduk bersila diantara para pemain songah yang langsung dengan sigap memainkan musik.

Usai satu lagu, Kang Dedi, kemudian meminta Wangsit Siliwangi untuk diiringi dengan songah. Saat lagu legendaris tersebut dinyanyikan ia tampak tampak menikmati suasana.

“Saya senang masyarakat di sini, masih mencintai musik tradisional. Dan, saya minta untuk tetap menjaga lingkungan. Apalagi daerah sini banyak gunung-gunung,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Kang Dedi pun memastikan kunjungan dirinya ke Sumedang, tidak ada kaitan dengan perpolitikan dirinya yang akan menyalonkan diri jadi Gubernur Jawa Barat. “Saya ke sini karena saya orang Sunda, jadi wajar kalau saya datang manggihan dulur,” ungkapnya.

Kepala Desa Citengah, Ludi Zaenal, mengaku senang dengan kedatangan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat itu. (ign/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed