APK Rusak , PPK Intruksikan PPS Buat Laporan

APK Rusak , PPK Intruksikan PPS Buat Laporan

APK RUSAK: APK yang dipasang di TPU Warung Peuteuy Jalan Raya Station Cicalengka, Desa Panenjoan rusak sehingga di turunkan oleh PPK. (ENGKOS KOSWARA/BANTEKS)

CICALENGKA – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cicalengka menginstruksikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk membuat laporan resmi apabila ada alat peraga kampanye (APK) rusak atau hilang.

Ketua PPK Cicalengka, Ayi Maulana mengatakan pihaknyha minta ke PPS membuat surat resmi. Karena, APK adalah barang milik negara.

“Selain itu, kita minta PPS membuat laporan kronologis dan akan kita inventarisir semua laporan itu. Terutama dari semua desa jika ada yang hilang,” ujar Ayi saat didampingi Bagian Kelembagaan, Aan Barnas kepada Banteks, di ruang kerjanya, kemarin.

Hingga saat ini, sudah dilaporkan ada beberapa titik APK yang hilang maupun rusak ke KPU. “Sudah ada laporan dari PPS. Jenis laporannya hilang dan rusak. Maka kita inventarisir terlebih dahulu dan akan kita laporkan ke KPU,” terangnya.

PPK tidak mengganti, tapi melaporkan dengan dilampirkan adanya berita acara yang dibuat PPS. Selanjutnya, KPU yang akan memutuskan apakah di ganti atau tidak APK itu.
Menurutnya, dari data yang ada, APK yang hilang sudah ada laporan dari PPS diantaranya di TPS Margaasih ada dua yang hilang, di Cicalengka Wetan satu rusak, di Desa Waluya satu rusak sedangkan di wilayah lain belum ada laporan kehilangan atau kerusakan.

“Meskipun begitu, untuk APK di wilayah Desa Panenjoan itu di turunkan karena rusak,” tuturnya.

Pihaknya menghimbau kepada pihak-pihak yang merasa di rugikan dengan hilanggnya atau rusaknya APK, bisa mengambil langkah dengan melaporkan ke Panwascam sesuai prosedur. “Meskipun hingga kini belum ada tim sukses atau calon yang mengambil langkah ke proses hukum atas hilangnya APK,” ungkapnya.

Hasil pemantauanya, sejauh in tidak ada unsur sabotase atas kehilangan dan kerusakan APK. Namun, di duga ada orang iseng sehingga rusak.

“Laporan sudah ada hanya saja hingga kini belum ada yang di ganti. Kami sudah buat berita acara ke KPU dengan, hanya saja hingga kini APK pengganti belum turun,” pungkasnya. (kos)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.