oleh

AXS Sumedang Nanjeur, Bantu Pembangunan Yayasan Mutiara’ Titipan Ilahi Cabang Sumedang

SUMEDANGEKSPRES.COM – Avanza Xenia Solutions (AXS) Sumedang Nanjeur, menggelar bakti sosial (baksos) di Yayasan Mutiara’ Titipan Ilahi Cabang Sumedang, Minggu (17/5).

Baksos yang dilakukan AXS Sumedang Nanjeur kali ini, memberikan bantuan berupa material untuk pembangunan yayasan atau asrama yatim dan kantor Yayasan Mutiara’ Titipan Ilahi Cabang Sumedang di Dusun Babakan Asrama RT 04 RW 05 Desa Jatisari Kecamatan Tanjungsari .

Ketua AXS Sumedang Nanjeur, Mansyur Sumarna atau akrab disapa Abah Badoey melalui penasihat AXS Sumedang Nanjeur, Bachtiar (Apih) mengatakan, pihanya memberikan bantuan mulai dari instalasi listik, pintu serta material lainnya. Mengingat, bangunan yayasan yang berpusat di Bandung itu, baru selesai 50 persen.

“Kita juga salurkan bantuan uang, sekaligus untuk anak yatimnya. Kita juga berikan untuk maknnya. Kebetulan juga sudah ada belasan anak yatim yang tinggal di asramanya. Jadi sudah ada yang menetap dan ada juga yatim dari desa setempat,” ujarnya kepada Sumeks.

Disebutkan, pihaknya menggelar baksos di  Yayasan Mutiara’ Titipan Ilahi Cabang Sumedang ini, setelah mendengar informasi dari Deki yang juga member AXS Sumedang Nanjeur.

“Jadi temannya punya rencana membangun. Disambungkan dengan Om Deki ini. Dan kebetulan baksos seperti ini sudah jadi kegiatan rutin AXS Sumedang Nanjeur,” tuturnya.

Baksos komunitas kendaraan roda empat yang sudah empat tahun berdiri itu, bersumber dari iuran para member dan kas AXS Sumedang Nanjeur.

“Ini dari iuran member. Bervariatif, mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 800 ribu. Jadi di AXS juga, setiap ada kegitan itu kita iuran, atau kalau kumpul, kita iuran seikhlasnya. Dan bantuan kali ini juga ada sebagian dari kas,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, hanya sebagian member AXS Sumedang Nanjeur yang datang ke lokasi baksos. Pihaknya juga, disambut perwakilan dari pengurus Yayasan Mutiara’ Titipan Ilahi Cabang Sumedang.

Mengingat, saat ini masih dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), maka tetap melakukan protokol kesehatan seperti memakai masker dan melaksanakan social dan physical distancing.

“Kita datang hanya berjumlah 20 orang menggunakan 10 mobil. Karena kan tempatnya juga belum ada atau belum selesai, kita juga disambut sebagian orang saja. Tadi juga pada acara baksos kita sekalian buka bersama di sana,” tukasnya. (sep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed