oleh

Bagus: Jerat Sesuai Hukum

KOTA – Adanya kasus asusila yang menimpa sejumlah anak di bawah umur di Kabupaten Sumedang, menjadi perhatian DPRD Kabupaten Sumedang.

Anggota Komisi C Bagus Noorochmat yang membidangi pendidikan dan kesehatan menyatakan, kasus tersebut harus direspon serius oleh pihak terkait. Apalagi korban dari pelaku sodomi asal Subang yang tinggal di Desa Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara, lebih dari dua orang anak yang masih duduk di bangku SD.

“Ini jadi kejadian serius bagi kita semua, keluarga dan pemerintah khususnya KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia),” katanya kepada Sumeks, kemarin (20/2).

Dengan demikian, lanjut Bagus, pelaku tidak dapat dibiarkan. Agar jera, pelaku mesti dihukum sesuai dengan UU Nomor 35/2017 tentang Perlindungan Anak. Dan anak yang sudah menjadi korban keganasan sang predator, harus diberikan pendampingan agar tidak menimbulkan trauma dan kehilangan rasa percaya diri saat anak tersebut beranjak dewasa.

“Anak yang menjadi korban harus diberikan dampingan agar tidak terganggu psikologisnya. Sehingga tidak menjadi sebuah bayangan di masa yang akan datang dan merusak masa depannya,” ujar Bagus.

Selain itu, untuk mencegah kejadian tersebut, Bagus mengajak kepada masyarakat sekitar korban agar berperan aktif untuk membangun kembali rasa percaya diri korban.

“Untuk masyarakat sekitarnya, diharapkan membantu membangun kepercayaan diri anak dan jangan sekali-kali melakukan bully. Karena ini akan semakin memperparah kondisi,” tuturnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed