Banjir Terjang Areal Pertanian dan Pemukiman

Banjir Terjang Areal Pertanian dan Pemukiman

BERMAIN: Sejumlah anak bermain di kawasan yang terkena banjir di Dusun Nagrak Desa Marongge Kecamatan Tomo, kemarin. (IST)

PEWARTA: ATEP BIMO ARIO SUTEJO/SUMEKS

SUMEDANG – Puluhan hektar areal pertanian di wilayah Dusun Nagrak Desa Marongge Kecamatan Tomo, diterjang banjir, Senin (19/2) sore. Banjir ini, disebabkan adanya penyempitan alur selokan Cisaar Wadon yang berasal dari hutan menuju dusun tersebut.

Selain itu, kondisi posisi jembatan yang terlalu bawah memperburuk keadaan. Sehingga laju air terhambat, dan meluap ke lahan pertanian, jalan dan sebagian rumah warga.

“Setiap musim hujan kejadian seperti ini pasti terjadi setiap tahunnya. Karena adanya penyempitan aliran air/selokan yang menuju ke pemukiman,” ujar Kepala Desa Marongge Toto, kemarin (20/2).

Toto mengatakan, selain merendam areal pertanian milik petani, banjir juga menyebabkan akses jalan tergenang. Dampaknya, memutus akses di sentra-sentra komoditas pertanian. Sehingga, pedagang yang melakukan pengiriman hasil pertanian seperti sayur-sayuran, pun mengalami kerugian.

“Hasil tani terancam gagal panen. Petani akan merugi karena tidak tidak bisa panen akibat banjir ini,” katanya.
Kades menuturkan, sejumlah petani sebelumnya pernah mengalami kerugian serupa, imbas banjir yang terjadi dan berlangsung selama beberapa hari.

“Kondisi ini membuat hasil tani tidak bisa bertahan lama, karena hasil tani jadi rusak dan busuk, sehingga tidak laku dijual,” tuturnya.

Biasanya, kata dia, hasil pertanian yang dikirim ke beberapa daerah jumlahnya cukup besar. Dalam sehari, produk sayuran dari Desa Marongge yang dikirim ke Bandung dan Majalengka ini, memcapai ton-an/hari.

Adapun, lanjut Toto, hasil pertanian dari Desa Marongge ini di antaranya cabai, kubis, labu, tomat, kentang, wotel dan jenis sayuran lainnya.

“Kalau banjir terus-terusan seperti ini, petani kami bisa rugi hingga ratusan juta rupiah. Untuk itu, kami berharap Pemkab Sumedang bisa segera membantu mencari solusi dalam menangani permasalahan banjir di wilayah desa kami ini,” harapnya.

Toto meminta, semua unsur segera mengatasi banjir yang terjadi, agar petani tidak terus mengalami kerugian setiap tahunnya. “Mudah-mudahan banjir di Desa Marongge segera diatasi dan dicegah dengan menormalisasi selokan itu,” tutupnya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.